JAKARTA - Aksi kejar-kejaran terjadi dalam razia yang digelar satpol PP Jakarta di lampu merah Pangkalan Jati, Makasar, Rabu (9/9). Dua orang "manusia silver" diamankan petugas dari lokasi setelah sebelumnya mencoba kabur.
Dua orang "manusia silver" ini pun mengambil langkah seribu saat petugas satpol PP tiba di lokasi yang kala itu cukup ramai. Meski sudah lari sejauh hampir 500 meter, namun usahanya sia-sia, salah satu Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) ini akhirnya hanya bisa pasrah saat diamankan.
Novri, 37, manusia silver yang diamankan mengatakan, dirinya sengaja kabur karena takut ditangkap. Pasalnya, dengan diamankannya ia dan dikirim ke panti sosial membuat dirinya terkurung. "Kalau sudah masuk panti ya dua minggu disana, pusing deh," katanya, Rabu (9/9).
Dikatakan Novri, dirinya sengaja menjadi manusia silver karena memang sudah tak punya lagi pekerjaan. Sehingga, sejak tiga bulan lalu, ia pun berharap belas kasih pengguna jalan untuk memberinya uang. "Ya lumayan, sehari bisa dapat Rp50 ribu sampai Rp80 ribu," ujarnya.
Novri mengaku, selama ini dirinya tak tahu kalau manusia silver itu dilarang keberadaannya di ibukota. Karena menurutnya, manusia silver bulan merupakan pengemis dan gembel. "Kita ini kan pakai seni, karena bisa jadi patung dengan keahlian kita," ungkapnya. (Ifand/tha)
