MANCHESTER – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menilai kemenangan atas Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions, adalah sebuah langkah penting menuju tangga juara musim ini.
Menurutnya, bisa mengalahkan sebuah tim besar dalam dua pertemuan yang mampu menjuarai Liga Champions musim ini.
City berhasil mengalahkan Madrid dalam dua pertemuan dengan skor 2-1 (agregat 4-2) dalam laga tandang dan kandang di babak 16 besar. "Ini sebuah langkah yang penting, kami bisa mengalahkan mereka dua kali. Madrid di bawah asuhan Zinedine Zidane tidak pernah kalah di fase gugur. Tapi kali ini mereka bisa kami kalahkan dua kali," ungkap Guardiola, dikutip BT Sport, usai peluit akhir di Satdion Etihad, Sabtu (8/8/20) dini hari WIB.
"Saya kira ini sebuah langkah yang cukup bagi kami untuk menunjukkan betapa kecilnya kami untuk bisa menjuarai Liga Champions musim ini. Tapi jika ingin menjuarainya, Anda harus mengalahkan klub-klub besar. Sekarang kami memiliki delapan hari untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi laga selanjutnya (melawan Olympique Lyon). Sekarang kami ingin menikmati kemenangan malam ini, sebelum memikirkan tentang Lyon," lanjut Guardiola.
Setelah berhasil mengalahkan Madrid 2-1 pada leg pertama di Santiago Bernabeu pada Februari lalu, The Citizens, julukan City kembali menunjukkan kemampuannya untuk mempertegas keunggulan pada leg kedua di Stadion Etihad, Sabtu (8/8/20) dini hari WIB.
Gol dari Raheem Sterling pada menit kesembilan dan Gabriel Jesus (68"), sudah cukup bagi City untuk melaju ke babak perempatfinal. Sedangkan Madrid hanya mampu membalas lewat gol Karim Benzema (28").
Guardiola pun memuji ketenangan yang diperlihatkan anak-anak asuhnya sepanjang babak kedua setelah Madrid mampu menyamakan kedudukan di babak pertama. "Anda bisa melihat bagaimana para pemain menunjukkan ketenangan dan kepribadian mereka dalam permainan, itu bagus. Kami di sini untuk mencoba dan memenangkan Liga Champions," tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Di babak perempatfinal, City bakal bertemu dengan Lyon yang secara mengejutkan mampu menyingkirkan raksasa Italia, Juventus meski kalah 1-2 (agregat 2-2) pada leg kedua di Stadion Allianz pada hari yang sama. Lyon melaju ke babak perempatfinal karena unggul agregat gol tandang setelah sebelumnya mampu meraih kemenangan 1-0 pada leg pertama di kandang sendiri, bulan Februari lalu. (junius/tri)
