Penyembelihan Hewan Kurban di Tengah Pandemi, Anies: Hindari Kontak dan Kerumunan

Senin 27 Jul 2020, 11:25 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ist)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (ist)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengajak umat Islam khususnya di Jakarta untuk memanfaatkan teknologi digital dalam melakukan aktivitas jual beli hewan kurban di tengah pandemi penyakit virus corona 2019 (Covid-19).

Lebih lanjut Anies menyampaikan, Hari Raya Idul Adha 1441 H, yang jatuh pada Jumat (31/7/2020) berbeda dengan sebelumnya karena umat Islam merayakan Idul Adha di tengah pandemi Covid-19.

Anies menuturkan, selain memanfaatkan teknologi, umat Islam juga bisa bekerja sama dengan panitia penyelenggara di sekitar rumah atau Badan Amil Zakat yang sudah berpengalaman untuk mempercayakan pengelolaan dan pendistribusian daging kurban. Sehingga masyarakat tidak perlu datang langsung ke tempat pemotongan hewan kurban agar tidak terjadi kerumunan.

"Masyarakat yang tahun ini membeli hewan kurban supaya tidak menghadiri langsung ke lokasi pemotongan, kita percayakan kepada panitia untuk melakukan pemotongan hewan kurban sampai pendistribusian hewan kurbannya atau daging kurbannya. Insyaallah mereka bisa amanah," ucap Anies melalui YouTube Pemprov DKI, Senin (27/7/2020).

Lebih lanjut Anies mengimbau agar pemotongan hewan kurban bukan saja mengikuti syariat Islam tapi juga mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19, yaitu pemotongan hewan kurban hanya dihadiri panitia kurban yang dibatasi jumlahnya, agar tetap terjaga jaraknya. Selain memberikan keberkahan juga memberikan rasa aman.

"Jaga kelompok masyarakat yang berisiko tinggi kalau tertular, misalnya anak-anak, orang tua, atau mereka yang punya penyakit bawaan. Mari saling ingatkan sehingga tidak meluaskan wabah dan tidak membuat orang-orang berisiko terpapar," tandasnya. (yono/ys)

News Update