JAKARTA - Gandeng TNI AL, pengelola Museum Bahari di Penjaringan, Jakarta Utara, akan mengganti sejumlah koleksi barang musium yang rusak pascakebakaran pada 16 Januari 2018 silam.
Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta, Berkah Shadaya mengatakan pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan TNI AL untuk mengganti koleksi yang mengalami kerusakan.
"Kita mau kerjasama dengan TNI AL, masih tahap pengumpulan data," ucap Berkah, Rabu (15/7/2020).
Koleksi yang bisa dibantu oleh jajaran TNI AL itu merupakan benda-benda yang berkaitan dengan kapal dan peralatannya. Nantinya koleksi-koleksi itu bisa ditempatkan di Gedung A dan Gedung C.
"Ada alat navigasi, teropong, benda yang tidak terpakai oleh TNI AL, daripada jadi barang busuk ya kita minta dihibahkan saja," ujar Berkah.
Namun demikian, Berkah mengatakan belum bisa dipastikan kapan proses itu akan selesai. Satu hal yang pasti, proses tersebut sudah dimulai sejak awal tahun oleh pendahulunya.
Sebagian Gedung A dan Gedung C Museum Bahari Jakarta yang sempat hangus terbakar bersama dengan koleksi di dalamnya, kini telah kembali seperti semula usai proses renovasi.
Hanya saja kedua gedung yang telah selesai direnovasi sejak akhir tahun lalu belum dipakai sebagaimana mestinya. Bangunan itu saat ini masih tertutup bagi para pengunjung. (deny/tri)