Tidak Mudik, Gak Masalah Silaturahmi Jalan Terus

Sabtu 25 Apr 2020, 06:25 WIB
Kendaraan pemudik di jalan tol. (ilustrasi/ist)

Kendaraan pemudik di jalan tol. (ilustrasi/ist)

MUDIK alias pulang kampung adalah ritual tahunan yang lazimnya dikaitkan dengan Lebaran.

Mudik sebenarnya tak hanya terjadi di negeri kita. Di luar negeri, di banyak negara ritual seperti mudik sering dilakukan.

Di negeri Tirai Bambu dilakukan saat Tahun Baru Cina. Warga Malaysia menyebutnya " balik kampung" saat Idul Fitri.

Warga Thailand pulang kampung saat perayaan Songkarn, tahun baru tradisional Thai.

Warga India berbondong-bondong pulang ke kota asalnya ketika perayaan Diwali atau Deepavali (festival lampu penganut agama Hindu).

Begitu pun di Amerika Serikat, mudik dilakukan saat perayaan Thanksgiving, waktu untuk berkumpul bersama keluarga.

Maknanya mudik adalah hal lazim terjadi di negara maju sekalipun.
Mudik sebagai aktivitas massal yang bersentuhan dengan tradisi, sosial budaya dan keagamaan ini tentu dapat berlangsung semarak dalam kondisi normal.

Dalam situasi tertentu menjadi tidak  normal seperti saat ini akibat pendemi Covid -19 yang tak hanya melanda negeri kita, juga dunia.

Larangan mudik yang diterapkan pemerintah tahun ini tentu punya alasan mendasar akibat situasi tidak normal tadi.

Kita patut memaknai bahwa larangan mudik bukan berarti semata membatasi kehendak warga untuk bertemu keluarga di kampung halaman pada situasi penting, boleh jadi disebut sakral saat Lebaran.

Bukan pula bermaksud melarang warga untuk bersilaturahmi dengan keluarganya di kampung halaman pada momen terindah Idul Fitri. Tetapi larangan ini demi kebaikan dan keselamatan seluruh warga masyarakat.

DAPATKAN DISKON 2X SEHARI!! WAKTU TERBATAS! Shopee Live Diskon 2X Sehari, Jam 12 Siang & Jam 8 Malam! Potongan harga besar hanya di siaran langsung! Klaim vouchernya dan Belanja sekarang juga!

News Update