NAIK NAIK ke puncak gunung, tinggi inggi sekali. Itu lagu anak-anak yang popular karena ringan dan bisa membuat orang riang gembira. Ia menggambarkan betapa, indahnya alam sekitar pegunungan, di situ ada pohon cemara, yang bikin sejuk. Tapi, masih adakah kesejukan setelah hutan sering digunduli dan dirusak dan dibakar? Ah, kayaknya semuanya itu bakalan tinggal khayalan, soal keindahan, kesejukan, yang alami dari hutan dan gunung. Padahal dulu, dulu itu banyak banget sanjungan soal alam Nusantara yang indah ya. MIsalnya saja, Koes Plus, dalam lagu lagunya, mereka menggambarkan betapa Nusantara penuh dengan keajaiban. Bayangkan saja, tongkat kayu di lempar saja bisa tumbuh, subur dan berbuah. Misalnya, singkong, tinggal setek batangnya tancap ke bumi, maka akan tumbuh subur dan berbuah. Lautan yang luas, kalau kita melempar jala dan pancing akan menghasilkan ikan dan udang yang banyak. Sekarang? Ah, lautan luas tercemar sampah, tumpahan minyak dan banhak lagi musibah ang bikin penghuni laut tak nyaman, dan menghilang. Yang ada sekarang ya panen asap dari hutan, penyakit bagi warga. Seharusnya cepatlah bertindak, siapa saja yang merusak alam, jangan pandang bulu. Sudah selesai pestanya,sekarng waktunya cuci piring, bersihkan orang-orang yang menjarah isi bumi ini. Kalau nggak , kasihan anak cucu kita hanya akan kebagian penyakitnya saja. Nyanyian indah, ke puncak gunung hanya sekadar nyanyian khayalan, karena yang ada kegersangan. Gunung tinggi, tapi kiri kanan gersang, kalua nggak ditebang secara membabi buta, juga dibakar oleh orang tak bertanggung jawab. Belum lagi ketika hujan datang, bakalan ada musibah baru yang bakalan menerjang, hutan tak mampu menampung air dari langit. Banjir bandang mengamuk, dan masyarakat lah yang bakalan menanggung resikonya. Itulah warisan yang bakalan diterima generasi mendatang. Ibarat tebu, manisnya sudah habis tinggal sepahnya, doang! (massoes)
Habis Manis, Tinggal Sepahnya
Jumat 08 Nov 2019, 08:55 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Bangunan di Bantaran Ciliwung Cawang Dibongkar, Target 557 Meter Ternormalisasi Tahun Ini
Sabtu 07 Feb 2026, 23:15 WIB
Daerah
Diduga Tersandung Material, Mahasiswa Tewas Terjatuh dari Lantai 2 Unpam Serang
07 Feb 2026, 22:47 WIB
OLAHRAGA
Final Piala Asia Futsal: Timnas Indonesia Ditaklukan Iran lewat Adu Penalti
07 Feb 2026, 22:33 WIB
JAKARTA RAYA
PKB Jakarta Perkuat Struktur Pengurus Muda, Bidik Pemilih Gen Z saat Pemilu 2029
07 Feb 2026, 21:59 WIB
JAKARTA RAYA
Normalisasi Ciliwung Masuk Tahap Pembayaran Kompensasi Lahan, DPRD Jakarta Minta Proses Transparan
07 Feb 2026, 21:36 WIB
JAKARTA RAYA
Normalisasi Sungai Ciliwung, Pemilik 20 Bidang Lahan di Cawang Terima Kompensasi
07 Feb 2026, 20:57 WIB
JAKARTA RAYA
Gagalkan Tawuran, Patroli Gabungan Tangkap Remaja Bersajam di Matraman Jaktim
07 Feb 2026, 20:19 WIB
OLAHRAGA
LINK Live Streaming Man United vs Tottenham di Liga Inggris Malam Ini, Kick-Off 19.30 WIB
07 Feb 2026, 19:00 WIB
Nasional
Dirjen Bina Bangda Kemendagri Ingatkan Pengelolaan Anggaran Harus By Design
07 Feb 2026, 18:57 WIB
SERBA-SERBI
Gentengisasi dan Program BSPS, Sinergi Baru Bangun Hunian Layak dan Asri
07 Feb 2026, 18:49 WIB
OTOMOTIF
Wuling Pamer Lini Mobil Lengkap dan Area Test Drive Eksklusif di IIMS 2026
07 Feb 2026, 18:08 WIB
JAKARTA RAYA
Pungli di Kota Tua Jakbar, Pemotor Dipalak saat Lewati Jalan Tertutup Barikade
07 Feb 2026, 17:51 WIB
JAKARTA RAYA
Perdagangan Anak di Jakarta Marak, Polisi Minta Orang Tua Waspadai Tawaran Adopsi
07 Feb 2026, 17:33 WIB
JAKARTA RAYA
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, Pramono Dorong Kebijakan Inklusif
07 Feb 2026, 17:26 WIB