DEPOK - Tujuh fraksi di DPRD Kota Depok menilai kinerja di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkot Depok belum maksimal dalam upaya meningkatkan angka Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk tahun 2019 dari APBD murni yang ditargetkan naik 13,9 persen. “Menurut kami, angka ini dapat ditingkatkan lagi dengan kerja keras, kami dari Fraksi Gerindra melihat target peningkatan PAD masih dapat di atas angka tersebut. Sumber PAD terfokus dari Pajak dan retribusi daerah, sementara sumber PAD dari pemanfaatan aset daerah kurang atau belum maksimal dilakukan,” ujar Priyanti Susilawati dari Fraksi Partai Gerindra dalam sidang paripurna DPRD tahun 2019, Selasa (5/11/2019). Daya kreativf dan inovatif di jajaran OPD Pemkot Depok untuk meningkatkan PAD masih harus digenjot lagi agar mampu menciptakan hasil yang maksimal dan baik untuk masyarakat Kota Depok. "Kami belum melihat adanya terobosan-terobosan dan kreasi-kreasi yang cukup efektif untuk mendongkrak PAD. Upaya peningkatan PAD dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu jalur kebijakan dimana pemerintah menciptakan kebijakan kebijakan yang meningkatkan PAD dan jalur tata kelola dimana pemerintah kota harus melakukan penyempurnaan administrasi pemerintahan, dalam hal ini harus tercipta efisiensi dan efektifitas dalam pemerintahan,” katanya. Kegiatan sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Depok Yusuf Syahputra didampingi Wali Kota Muhammad Idris, Wakil Wali Kota Pradi Supriatna dan sejumlah kepala OPD dan lainnya. Hal yang sama juga diutarakan Wakil Ketua Fraksi Golkar, Nurdin Alardishoma, jajaran Pemkot Depok harus melakukan berbagai terobosan yang baik seperti penghematan dan tepat sasaran harus diutamakan, SILPA digunakan dan berdaya guna untuk peningkatan pembangunan fisik maupun SDM-nya, pengunaan keuangan harus dimaksimalkan dengan pengawasan yang intens dan ketat. Termasuk mengkritisi kebijakan pemerintah kota terkait pembangunan yang harus menyentuh kepada masyarakat dan dirasakan oleh masyarakat Kota Depok pada umumnya. "Pos Anggaran Pendapatan Daerah harus dimaksimalkan dengan menggali potensi yang ada di Kota Depok, Pos Anggaran Belanja Daerah harus transparan untuk mencegah penyimpangan dan korupsi,” katanya. Sedangkan, Wakil Ketua Fraksi PAN, Azhari, meminta Pemkot Depok dapat bekerja maksimal untuk menaikan PAD Kota Depok tahun 2020 dari target yang diinginkan. Pemerintah Kota Depok lebih mementingkan masyarakat yang memang membutuhkan dana hibah ataupun dana Bansos. Selain itu, kata dia, Pemerintah Kota Depok lebih memaksimalkan memberikan pelayanan terhadap masyarakat Kota Depok di segala sektor dan diharapkan dapat menyerap anggaran pembangunan di segala sektor dengan maksimal tidak lagi banyak meninggalkan silpa yang terlalu besar. Sedangkan, Wali Kota Muhamad Idris, mengatakan semua kritikan, masukan dan saran tentunya menjadi cambuk bagi jajarannya untuk terus berbenah serta meningkatkan kinerja yang akan dilakukan dalam tahun anggaran 2020 mendatang. "Insya Allah.. Semua itu tentunya menjadi masukan dan cambuk bagi Pemkot untuk terus bekerja maksimal," ujarnya. (anton/win)
Fraksi-fraksi di DPRD Depok Menilai OPD Pemkot Belum Maksimal Genjot PAD
Selasa 05 Nov 2019, 22:52 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Nasional
Teddy Setiadi Tolak Revisi UU IKN karena Dianggap Memperberat APBN dan Mencederai Konstitusi
Kamis 21 Sep 2023, 09:06 WIB
News Update
Heboh Pria Gotong Tubuh Manusia Pakai Karung di Tambora Jakbar, Ternyata Biawak Hidup
Minggu 08 Feb 2026, 21:21 WIB
EKONOMI
Jangan Klik! Modus Phishing PayLater Mengintai, Ini Cara Lindungi Data Anda
08 Feb 2026, 20:45 WIB
HIBURAN
Rekaman Dugem Diduga Insanul Fahmi Heboh, Pernah Mengaku Tak Main Perempuan
08 Feb 2026, 20:04 WIB
JAKARTA RAYA
Kebakaran Rumah di Sawah Besar Sebabkan Lansia Tewas, Diduga jadi Gudang Dekorasi Pernikahan
08 Feb 2026, 20:04 WIB
OLAHRAGA
Persija Jakarta dan Arema FC Tutup Babak Pertama Tanpa Gol di Super League
08 Feb 2026, 20:03 WIB
JAKARTA RAYA
Cegah Aksi Pencurian, Penopang Jalan Tol Wiyoto Wiyono Diganti Pakai Bahan Panel Fiber
08 Feb 2026, 19:57 WIB
KHAZANAH
Waktu Qadha Sudah Lewat? Ketahui Cara Menebus Hutang Puasa dan Niat yang Dianjurkan
08 Feb 2026, 19:51 WIB
Nasional
10 Ucapan Hari Pers Nasional 2026 untuk Menghormati Insan Pers Tanah Air
08 Feb 2026, 19:19 WIB
HIBURAN
Link Video CCTV Diduga Inara Rusli dan Insanul Fahmi Beredar, Netizen: Vidio Orang Lain
08 Feb 2026, 19:14 WIB
HIBURAN
Profil Putri Intan Kasela: Usia, Orang Tua, dan Perannya sebagai Rusmiati di Film Kuyank 2026
08 Feb 2026, 18:52 WIB
JAKARTA RAYA
Tinjau Kerja Bakti Massal, Pramono Seloroh Soal Nyemplung Gorong-Gorong
08 Feb 2026, 18:17 WIB
Daerah
Wisatawan Asal Jakarta Tewas Terseret Ombak Laut Saat Berenang di Pantai Ciantir Lebak
08 Feb 2026, 18:03 WIB
JAKARTA RAYA
Bahayakan Warga, Pemprov DKI Sayangkan Aksi Pencurian Plat Besi di Kolong Tol Wiyoto Wiyono
08 Feb 2026, 17:51 WIB
JAKARTA RAYA
Diduga Hindari Jalan Berlubang di Pasar Kemis, Wanita Muda Tewas Terlindas Dump Truk
08 Feb 2026, 17:34 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Persija vs Arema FC Pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026, Kick Off Malam Ini Pukul 19.00 WIB
08 Feb 2026, 17:25 WIB
JAKARTA RAYA
Tak Ada Laporan Plat Besi Hilang, Polisi Pastikan Pengawasan Kolong Tol Wiyoto Wiyono
08 Feb 2026, 17:11 WIB
EKONOMI
KUR BCA 2026: Plafon hingga Rp500 Juta, Ini Simulasi Hitungan Cicilannya
08 Feb 2026, 16:49 WIB