SERANG – Dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat, Gubernur Banten, Wahidin Halim sedang mengembangkan komoditas pertanian unggulan pertanian di Provinsi Banten, yaitu komoditas kopi, jengkol dan petai. Untuk merealisasikan upaya Gubernur tersebut, Pemprov Banten melalui Dinas Pertanian akan mengembangkan komoditas kopi Banten di tiga kabupaten di Banten. Pengembangan ratusan haktare tanaman kopi tersebut akan dibagi menjadi tiga tahap. Adapun daerah yang menjadi sasaran pengembangan komoditas kopi adalah Kabupaten Lebak, Pandeglang dan Kabupaten Serang. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus Tauhid mengatakan, pengembangan komoditas kopi akan dimulai tahun 2020, baik melalui program perluasan maupun rehabilitasi. "Potensi pengembangan komoditas kopi di Banten cukup besar dan berkualitas. Oleh karena itu, kami akan memulai pengembangan komditas kopi dengan rehabilitasi dan perluasan," katanya kepada wartawan, Kamis (31/10/2019). Lokasi yang akan dikembangkan menjadi perkebunaan kopi pada 2020, kata Agus, yaitu di Desa Kaduengang Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang dengan luas lahan 100 hektar yang siap ditanami kopi. Adapun, pola tanam dilakukan secara tumpang sari diantara tegakan tanaman, yakni cengkeh, petai, jengkol, albasia, dan kayu lainnya. Sementara itu, rencana pengembangan kopi Banten tahun 2021 melalui program peningkatan produksi dan produktivitas tanaman perkebunan berkelanjutan sudah dirancang dalam renstra Dinas Pertanian Provinsi Banten. Luas lahan yang dibutuhkan untuk pengembangan kopi tersebut seluas 210 ha. Luas lahan tersebut tersebar di Kabupaten Pandeglang, Serang dan Lebak. Sedangkan pengembangan kopi pada tahun ke-3, akan dialokasikan di Desa Cimangray Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak seluas 300 ha. Agus juga memerinci kecamatan yang akan menjadi pusat pengembangan komoditas kopi, yaitu Saketi, Kadu Engang (Pandeglang), Cinangka (Kabupaten Serang), Sobang, Muncang, Cihara, dan Gunung Kencana di Kabupaten Lebak. Masih terkait dengan potensi kopi di Banten, Agus mengatakan, Provinsi Banten tak hanya memiliki budaya unik yang terkenal, seperti debus dan pariwisatanya, tetapi juga memiliki potensi kopi jenis robusta dan arabika yang tak kalah hebatnya dengan daerah lain di Indonesia. Pada Oktober 2019, kopi asal Tanah Jawara tersebut dipamerkan dalam rangkain acara HUT ke-19 Provinsi Banten di halaman masjid Al Bantani KP3B Serang. Sejumlah komunitas barista hadir dan digelar berbagai kegiatan, mulai diskusi tentang kopi, melukis dengan bahan baku kopi, hingga memanjakan pengunjung dengan menggratiskan sekitar 4.000 cup kopi. "Berdasarkan data statistik perkebunan, Provinsi Banten memiliki luas tanaman kopi hampir 6.400 hektare tersebar di sejumlah daerah, seperti Pandeglang, Lebak, dan Serang. Namun, tingkat produksinya per tahun masih rendah, yakni 2.428 hektare," katanya. (haryono/win)
Pemprov Banten Kembangkan Ratusan Hektare Tanaman Kopi
Jumat 01 Nov 2019, 08:33 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Juwono Sudarsono Sakit Apa? Ini Fakta Kondisi Terakhir Eks Menteri Pertahanan RI Sebelum Wafat
Sabtu 28 Mar 2026, 19:42 WIB
JAKARTA RAYA
Sembako Gratis di Monas Tuai Kritik, Warga Soroti Sumber Anggaran
28 Mar 2026, 19:39 WIB
OTOMOTIF
Penjualan Suzuki Melejit 64 Persen di Februari 2026, Carry Jadi Tulang Punggung
28 Mar 2026, 19:27 WIB
Daerah
Geger, Pria di Wanasalam Lebak Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi
28 Mar 2026, 19:22 WIB
JAKARTA RAYA
Transjakarta Akademi Cetak 125 Pramudi Baru, Fokus Peremajaan Mikrotrans
28 Mar 2026, 19:07 WIB
TEKNO
8 Fitur iPhone 18 Mulai Terbongkar, Apa Saja Keunggulan Barunya? Cek Lengkapnya di Sini
28 Mar 2026, 18:52 WIB
JAKARTA RAYA
Kepulauan Seribu Diserbu 10 Ribu Wisatawan Saat Libur Lebaran 2026
28 Mar 2026, 18:48 WIB
JAKARTA RAYA
Pramono Larang Penampungan Sampah di Sungai Usai Kasus Tanah Kusir Viral
28 Mar 2026, 18:40 WIB
OTOMOTIF
Volkswagen Recall Puluhan Ribu Mobil Listrik, Unit di Indonesia Ikut Terdampak?
28 Mar 2026, 18:37 WIB
Daerah
Geger di Ciputat, Pria Diduga Guru Terciduk Tawarkan Jasa Tak Senonoh ke Anak
28 Mar 2026, 18:21 WIB
EKONOMI
Cara Mudah Top Up E-Wallet via Virtual Account BCA, Ini Daftar Kodenya
28 Mar 2026, 17:58 WIB
JAKARTA RAYA
Dua Dekade Pelayanan, Transformasi 12 Tahun Perseroan: Transjakarta Melangkah Lebih Jauh untuk Jakarta
28 Mar 2026, 17:38 WIB
Nasional
Pemerintah Finalisasi Aturan WFH Akhir Maret 2026, Solusi Tekan Konsumsi BBM
28 Mar 2026, 16:50 WIB
Nasional
Berlaku Hari Ini 28 Maret 2026! Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun Medsos, Ini Aturannya
28 Mar 2026, 16:15 WIB
Nasional
Fenomena Pink Moon April 2026: Ini Waktu Terbaik, Cara Melihat, dan Dampaknya
28 Mar 2026, 15:40 WIB