INDIA – Petani 35 tahun berupaya menjemput maut dengan meminum pestisida, Senin (7/10/2019). Ia jengkel karena tanaman kedelai yang siap dipanen rusak setelah turun hujan lebat. Sanibai, petani itu, tinggal di distrik Agar Malwa, Madhya Pradesh. Ia dilarikan ke rumah sakit karena kedapatan menenggak pestisida. Usai mendapat pertolongan tim medis, nyawanya bisa diselamatkan. Petani ini punya utang yang mencapai lebih dari Rs 7,00,000 atau lebih dari Rp139 juta. Anggota keluarganya menyebut meskipun mereka mengalami kerugian besar akibat hujan lebat bahkan kehilangan seluruh hasil bumi, namun pemerintah diam saja. Mereka belum menerima bantuan apa pun. Seperti juga negara bagian lainnya, distrik Agar Malwa diguyur hujan lebar hampir dua kali lipat dari curah hujan rata-rata tahun ini. Banyak tanaman petani rusak, termasuk tanaman kedelai Sanibai. Sanibai sedih atas hilangnya hasil panen. Ia makin sedih karena tak juga menemukan pekerja lain kecuali bercocok tanam. Namun bertandi di lagan tersisa yang tak tergerus air hujan pun akhirnya tak bisa dipanen, lagi-lagi karena hujan lebat. Marah pada kondisi itu, ia memutuskan mengakhiri hidup dengan mengonsumsi pestisida yang disimpan di rumah. Insiden itu ini terjadi beberapa hari setelah Virendra, petani 40 tahun dari Begamganj distrik Raisen bunuh diri. Petani ini juga gagal panen karena hujan besar menghancurkan tanamannya. Madhya Pradesh, terutama bagian barat, mendapat curah hujan lebih banyak hampir 33 persen dibanding rata-rata curah hujan di tempat lain. Hal ini berdampak langsung pada pendapatan para petani. (yp)
Gagal Panen Kedelai karena Hujan, Petani 35 Tahun Tenggak Pestisida
Selasa 08 Okt 2019, 07:22 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
OLAHRAGA
BNI Kawal Langkah 26 Atlet Indonesia dalam Badminton Asia Junior Championships 2026 di Jepang
OTOMOTIF
GAC Indonesia Perluas Jaringan Dealer hingga Akhir 2026, Layanan AION dan HYPTEC Makin Dekat
OTOMOTIF
900 Teknisi dan Service Advisor AHASS Jakarta-Tangerang Bersaing di AHM-TSC 2026, Ini Daftar Juaranya