JAKARTA- Banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 meninggal menjadi sorotan. Data terakhir dari KPU, 469 petugas KPPS dan 92 petugas pengawas pemilu meninggal. Bahkan beredar isu pahlawan demokrasi itu meninggal karena diracun. Namun tuduhan itu menurut Wakil Presiden Jusuf Kalla berlebihan. "Menurut saya itu hoaks dan tuduhan itu berlebihan," kata JK di kantornya, Senin (13/5/2019). Wapres juga menanggapi ada usulnya agar petugas KPPS yang meninggal dunia divisum atau diotopsi. " Visum harus seizin keluarga. Itu terserah keluarganya,"jelas JK. Kalla menilai, banyaknya petugas pemilu meninggal disebabkan oleh rumitnya sistem pemilu Indonesia sehingga petugas bekerja di atas batas maksimal. Diakui oleh Wapres, ia tak menyangka bila jumlah petugas yang meninggal dunia bisa mencapai angka ratusan orang. Menurut Kalla, yang terpenting dilakukan pemerintah dan DPR ke depannya ialah merevisi sistem pemilu menjadi lebih sederhana. "Memang sejak awal kalau diingat saya selalu mengatakan ini paling rumit di dunia. Tetapi saya tidak menyangka korbannya akan begitu besar. Bahwa memang rumit itu kita sudah mengetahuinya sejak awal bahwa itu rumit," ujar Kalla. "Negara tentu berkewajiban mencari tahu apa sebabnya. Itu tanggung jawab negara. Negara di sini dalam artian ada KPU, ada Bawaslu, ada partai-partai politik. Karena ini disetujui di DPR, dalam undang-undang," lanjut Wapres Kabar terakhir anggota KPPS di Bandung, Sita Fitriati meninggal dunia karena diracun. Kabar ini beredar di media sosial bahwa Sita meninggal dunia karena diracun dengan zat kimia VX saat menjalankan tugasnya sebagai anggita KPPS. (b)
Usulan Petugas KPPS Meninggal Agar Divisum, Jusuf Kalla: Harus Izin Keluarga
Senin 13 Mei 2019, 20:26 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Link Video KKN Lombok Ramai Dicari, Apakah Benar Pemeran Sudah Ditangkap?
Rabu 18 Feb 2026, 20:54 WIB
JAKARTA RAYA
Selama Ramadhan, Pemkab Bogor Buka Pameran Artefak Rasulullah di GOR Laga Satria
18 Feb 2026, 20:01 WIB
Nasional
Satgas Pangan Wanti-Wanti Pedagang Tidak Jual Bahan Pokok Lebih dari Harga Eceran Tertinggi
18 Feb 2026, 19:54 WIB
OTOMOTIF
VinFast Pasok 400 Mobil Listrik Limo Green untuk Armada Transportasi di Indonesia
18 Feb 2026, 19:51 WIB
JAKARTA RAYA
Minyak di Jakarta Masih Dijual Lebih dari Harga Eceran Tertinggi
18 Feb 2026, 18:58 WIB
JAKARTA RAYA
Stok Elpiji 3 Kg di Depok Dipastikan Aman, Warga Diimbau Pakai secara Bijak
18 Feb 2026, 18:53 WIB
JAKARTA RAYA
Pengemudi Mobil Ditemukan Berlumuran Darah di Tol Karang Tengah, Pasutri Ditangkap
18 Feb 2026, 18:50 WIB
RAMADHAN
Inspiratif! Zian Fahrezi Ukir Prestasi MTQ Internasional di Usia Belia
18 Feb 2026, 18:38 WIB
OLAHRAGA
LINK LIVE STREAMING Persib Bandung VS Ratchaburi FC di AFC Champions League 2 2025/2026
18 Feb 2026, 18:30 WIB
OTOMOTIF
China Wajibkan Tombol Fisik di Mobil Mulai 2027, Era Dashboard Full Layar Berakhir?
18 Feb 2026, 18:10 WIB
Nasional
BNN Bongkar Jaringan Pengedar Narkoba Medan-Aceh, Barang Bukti 100 Kg Sabu Dimusnahkan
18 Feb 2026, 17:59 WIB
OLAHRAGA
2 Link Live Streaming Persib Bandung vs Ratchaburi FC di ACL Two Jam 19.15 WIB, KLIK DI SINI
18 Feb 2026, 17:38 WIB
HIBURAN
Profil Ify Alyssa, Mantan Gerald Situmorang yang Ikut Disorot Usai Kabar Pernikahannya dengan Ayushita
18 Feb 2026, 17:29 WIB
JAKARTA RAYA
Jadwal Kerja ASN Kota Bekasi Selama Ramadhan 2026, Cek Informasinya
18 Feb 2026, 17:17 WIB
Daerah
Pastikan Bebas Judol-Pinjol, Anggota Polisi di Serang Diperiksa Propam
18 Feb 2026, 17:14 WIB