AMERIKA- Video sekelompok remaja di Washington DC, sebagian besar mengenakan topi bertuliskan 'Make America Great Again', yang memperolok pria dari suku asli memicu kritik di media sosial.
Remaja yang berstatus siswa di SMA Katolik Covington Kentucky itu terlihat mengejek tetua suku Omaha bernama Nathan Phillips yang tengah bernyanyi dan memainkan drum.
Ketika kejadian itu terjadi, Jumat (18/01) waktu setempat, Phillips, seorang veteran Perang Vietnam, tengah mengikuti aksi jalan kaki suku asli.
Pada saat yang sama, para remaja itu juga sedang melakukan aksi jalan kaki menentang praktik aborsi.
Setelah peristiwa tersebut terjadi, pihak sekolah meminta maaf kepada Phillips atas perbuatan siswa mereka.
Namun video kejadian itu terlanjur ramai diperbincangkan pengguna media sosial. Sejumlah warganet menyebut perilaku anak-anak muda itu 'menjijikan' sehingga pihak sekolah dan orang tua mereka sepatutnya merasa sangat malu.
Anggota Kongres, Deb Haaland, salah satu perempuan pertama yang terpilih menjadi anggota legislatif AS, menyebut para pelajar itu memperlihatkan 'kebencian yang nyata, rasa tidak hormat, dan intoleransi.'
Keuskupan Covington dan pihak sekolah belakangan menyatakan rasa penyesalan yang mendalam atas olok-olok yang diterima Phillips.
"Kami mengutuk perbuatan siswa SMA Katolik Covinton terhadap Nathan Phillips dan kepada komunitas suku asli Amerika secara umum," demikian pernyataan tertulis mereka.
Pihak sekolah mengklaim penyelidikan terhadap insiden itu telah digelar dan sanksi yang sesuai akan dijatuhkan kepada para pelaku.
Apa yang terlihat di video?
Pelajar SMA itu terlihat mengelilingi dan mengejek Phillips serta koleganya. Saat itu, kedua pria tersebut tengah menyanyikan lagi Pergerakan Indian Amerika.
Seorang remaja lekaki bahkan terlihat menatap secara tajam ke wajah Phillips sehingga menutup pria suku Indian tersebut.
Banyak pelajar lainnya juga terdengar memperolok nyanyian Indian yang dibawakan Phillips.
Setelah kejadian itu Phillips berkata kepada sejumlah media lokal AS. "Saya dengar mereka berkata 'bangun tembok itu, bangun tembok itu'".
Dinding yang mereka sebut merujuk pada tembok perbatasan yang digagas Presiden AS, Donald Trump, untuk mencegah gelombang imigran dari luar negeri.
"Ini adalah tanah milik suku asli. Anda tidak sepatutnya membangun bangun di sini."
"Kami tidak pernah memiliki penjara, kami selalu memelihara orang tua, menjaga anak-anak, memenuhi kebutuhan mereka, serta mengajarkan hal-hal baik."
"Saya berharap saya bisa...membawa energi itu untuk membuat negara ini benar-benar jaya kembali," ujar Phillips.(BBC)
Video Remaja Memperolok Suku Asli Amerika Picu Kemarahan Publik
Senin 21 Jan 2019, 07:40 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Vedra The Icon Siapa? Sosoknya Viral usai Titi DJ Bandingkan dengan Lyodra Saat Bawakan Lagu Sang Dewi
Jumat 08 Mei 2026, 13:36 WIB
TEKNO
Cara Aktifkan Lagi Akun Instagram yang Dinonaktifkan, Langsung Bisa Digunakan Lagi
08 Mei 2026, 13:10 WIB
HIBURAN
Agama Anindya Caroline Apa dan Umur Berapa? Ini Profil dan Fakta Pernikahannya dengan Ridho Illahi
08 Mei 2026, 12:49 WIB
EKONOMI
Cara Daftar Jadi Penerima Bansos Baru 2026, Bisa Dapat Bantuan Rp600.000 dari Pemerintah
08 Mei 2026, 12:36 WIB
TEKNO
Jadwal iPhone 18 Pro Max Keluar Kapan? Ini Bocoran Tanggal Rilis dan Spesifikasinya
08 Mei 2026, 12:24 WIB
OLAHRAGA
Link Resmi Tiket Pre Sale Chelsea vs AC Milan di Jakarta, Simak Cara Belinya
08 Mei 2026, 11:58 WIB
JAKARTA RAYA
Siap Gelar Pencanangan HUT ke-499, Koridor Rasuna Said Jadi Ikon Baru Transformasi Jakarta Kota Global
08 Mei 2026, 11:02 WIB
GAYA HIDUP
Rekomendasi Cuanki Paling Enak di Bandung 2026, Kuah Gurihnya Bikin Rela Antre
08 Mei 2026, 10:44 WIB
TEKNO
Cara Memindahkan Akun WhatsApp ke HP Baru Meski Nomor Lama Sudah Tidak Aktif
08 Mei 2026, 10:23 WIB
HIBURAN
Orang Tua Yosika Ayumi Siapa dan Asal Mana? Ini Calon Menantu Soimah yang Bakal Menikah dengan Aksa Uyun Dananjaya
08 Mei 2026, 10:11 WIB
Nasional
Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 dari Hp, Gak Perlu ke Puskesmas Atau Rumah Sakit
08 Mei 2026, 09:46 WIB
EKONOMI
Harga Emas Antam Hari Ini 8 Mei 2026 Terkoreksi ke Rp2.839.000 per Gram, Saatnya Borong?
08 Mei 2026, 09:42 WIB
OTOMOTIF
Busi Motor Mulai Bermasalah? Ini 4 Tanda yang Sering Diabaikan Pengendara
07 Mei 2026, 21:38 WIB
JAKARTA RAYA
Ekonomi Jakarta Bertumbuh, Ekonom Sarankan Pemerintah Perkuat Sektor Ini
07 Mei 2026, 21:34 WIB
JAKARTA RAYA
Wilayah Tambora Jakarta Barat jadi RW Kumuh Ekstrem, Pemerintah Terapkan Hal Ini
07 Mei 2026, 20:38 WIB