JAKARTA – Prasiden Jokowi berkali-kali curhat dengan adanya tudingan dirinya adalah PKI. Jokowi menyatakan, dia lahir 1961, dan PKI dibubarkan 1966. Tidak mungkin umur lima tahun jadi aktivis PKI. Kini, kubu Prabowo-Sandiaga Uno pun melarang anggota timnya melontarkan tudingan itu. Larangan itu disampaikan oleh Djoko Santoso, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno., di Jakarta, Kamis (27/12/2018). Djoko mengatakan, hal itu mustahil karena Jokowi lahir pada tahun 1961, sedangkan PKI dibubarkan tahun 1966. "Saya melarang anggota BPN menyebut Pak Jokowi anggota PKI. Beliau kelahiran 1961 mana mungkin terlibat PKI. Itu jelas pepesan kosong. Kita harus cerdas juga, tidak asal bicara," ungkap DJoko. Mantan Panglima TNI itu meminta mengajak semua pendukung kedua pasangan capres dan cawapres, untuk tidak saling membenci. JIka pun mengkritik harus dengan cara cerdas. Jangan mengumbar kebencian. “Wajar saja ada serangan., namanya juga kompetisi, apalagi ini era demokrasi,” tegas Djoko. Dalam kompetisi Pilpres, lanjutnya, calon incumben biasanya mengedepankan hasil-hasil capaiannya kala memerintah. Bahkan membesar-besarkan capaian itu. “Sebaliknya, kalau dia oposisi, ya dia mengkritisi petahana, itu wajar saja. hanya ssaja, harus cengan cara yang baik dan cerdas, cara-cara akal sehat, jangan ada kebencian,” kata Djoko. (*/win)
Kubu Prabowo: Jangan Sebut Jokowi Itu PKI, Tidak Mungkin
Kamis 27 Des 2018, 23:29 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
TEKNO
iPhone 18 Pro Max Cuma Naik di 4 Fitur? Banyak Pengguna Diprediksi Bertahan di iPhone 17 Pro Max, Simak Bocorannya