Kubu Prabowo: Jangan Sebut Jokowi Itu PKI, Tidak Mungkin

Kamis 27 Des 2018, 23:29 WIB

JAKARTA –  Prasiden Jokowi berkali-kali curhat dengan adanya tudingan dirinya adalah PKI. Jokowi menyatakan, dia lahir 1961, dan PKI dibubarkan 1966. Tidak mungkin umur lima tahun jadi aktivis PKI. Kini, kubu Prabowo-Sandiaga Uno pun melarang anggota timnya melontarkan tudingan itu. Larangan itu disampaikan oleh Djoko Santoso, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno., di Jakarta, Kamis (27/12/2018). Djoko mengatakan, hal itu mustahil karena Jokowi lahir pada tahun 1961, sedangkan PKI dibubarkan tahun 1966. "Saya  melarang anggota BPN menyebut Pak Jokowi anggota PKI. Beliau  kelahiran 1961 mana mungkin terlibat PKI. Itu jelas pepesan kosong. Kita harus cerdas juga, tidak asal bicara,"  ungkap DJoko. Mantan Panglima TNI itu meminta mengajak semua pendukung kedua pasangan  capres dan cawapres, untuk tidak  saling membenci. JIka pun mengkritik harus dengan cara cerdas.  Jangan mengumbar kebencian. “Wajar saja ada serangan., namanya juga kompetisi, apalagi ini era demokrasi,” tegas Djoko. Dalam kompetisi Pilpres, lanjutnya,  calon incumben biasanya mengedepankan hasil-hasil capaiannya kala memerintah. Bahkan  membesar-besarkan capaian itu. “Sebaliknya, kalau dia oposisi, ya dia mengkritisi petahana,  itu wajar saja. hanya ssaja, harus cengan cara yang baik dan cerdas, cara-cara akal sehat, jangan ada kebencian,” kata Djoko. (*/win)


News Update