MAKAM keramat dan bersejarah bakal disulap menjadi tempat wisata religi. Merealisasi program itu, Pemprov DKI Jakarta sedang mendata dan memetakan makam yang tersebar di lima wilayah ibukota. Penghitungan makam memudahkan masyarakat yang hendak berziarah atau berwisata. Pemprov DKI Jakarta juga akan membuat pusat informasi untuk memandu calon pengunjung ke alamat kuburan keramat yang ada di Jakarta. Menjadikan makam keramat dan bersejarah destinasi wisata relligi tentu saja menarik. Apalagi ziarah ke makam adalah tardisi turun temurun masyarakat Indonesia, termasuk warga Jakarta. Ada sederet makam keramat dan bersejarah di Jakarta yang sangat layak diplot Pemprov DKI Jakarta menjadi destinasi wisata religi. Makam-makam itu antara lain Makam Pangeran Jayakarta di kawasan Jatinegara Kaum, Jakarta Timur. Makam Habib Ali Kwitang, Jakarta Pusat. Selain itu ada Makam Luar Batang yang berlokasi tak jauh dari Pasar Ikan, Jakarta Utara, Makam Al-Hawi Condet di kawasan Condet, Jakarta Timur, Makam Habib Ahmad bin Alwi Al-Hadad atau popupler dengan julukan Habib Kuncung Kalibata, Jakarta Selatan, dan makam lainnya. Makam-makam itu sejauh ini banyak dikunjungi warga baik dari Jakarta maupun luar daerah. Artinya bila sederet makam itu bisa disulap menjadi destinasi wisata religi setidaknya berpotensi mendulang kas daerah Pemprov DKI Jakarta. Sejauh ini keberadaan makam keramat dan bersejarah itu juga sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Banyak warga untuk menghidupi keluarga berjualan aneka barang yang dibutuhkan peziarah. Merujuk hal itu tentu saja program Pemprov DKI Jakarta patut didukung. Hanya saja untuk menjadikan makam-makan keramat dan bersejarah destinasi wisata religi, Gubernur Anies Baswedan harus memugar dan mempeluas arealnya. Pantauan di lapangan, hampir sebagian besar makam-makam keramat dan bersejarah yang ada di Jakarta arealnya kurang luas dengan bangunan ala kadarnya. Bila arealnya luas dan bangunan dipercantik bisa dipastikan peziarah atau pengunjung ke makam-makam keramat dan bersejarah di ibukota akan bertambah berlipat-lipat. Berbanding lurus dengan itu, ekonomi kerakyatan kelak lebih menggeliat lagi. Publik berharap, program menyulap makam keramat dan bersejarah menjadi destinasi wisata religi bukan sekadar wacana semata, tetapi harus direalisasikan. @*
Makam Keramat Geliatkan Ekonomi Kerakyatan
Senin 26 Nov 2018, 06:16 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
OTOMOTIF
900 Teknisi dan Service Advisor AHASS Jakarta-Tangerang Bersaing di AHM-TSC 2026, Ini Daftar Juaranya
OTOMOTIF
Xpeng X9 Facelift Resmi Diperkenalkan, Kini Punya Grille Aktif hingga Fitur Ban Bocor Tetap Stabil