RASA persaudaraan Bikers Honda se Indonesia tumplek blek dalam ajang Satu Dekade Honda Bikers Day 2018 pada Sabtu (17/11) di Pangandaran, Ciamis Jawa Barat. Ribuan ‘penggila’ Honda beragam tipe hadir di kegiatan seru ini sebagai ajang silahturahim terbesar bikers Honda di Indonesia. Tidak mau ketinggalan jadi bagian sejarah ini, paguyuban komunitas sepeda motor Honda di bawah naungan Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) yaitu, Asosiasi Honda Jakarta (AHJ) dan Asosiasi Honda Motor Tangerang (AHMT) berangkatkan 250 peserta dari beragam tipe motor. Tidak asal gas motor, Wahana melengkapi kegiatan sebelum touring dengan pemberian pengetahun Basic Life Support (penanggulangan kecelakaan) dan kampanye wajib Honda yaitu edukasi safety riding yang mengutamakan moto Cari_aman untuk standar berkendara berkelompok, di Senayan Jakarta akhir pekan lalu. PENYEGARAN “ Meski sering turing, tapi kami tidak lupa untuk berikan penyegaran terkait penanggulangan kecelakaan awal hingga edukasi berkendara aman khususnya untuk berkendara secara berkelompok sehingga tetap menghormati pengguna jalan lainnya,” papar PIC Community Development Wahana, Agus Sigit Wicaksono. Ditambahkannya, AHJ dan AHMT memulai perjalanan pada 16 hingga 17 November dengan melalui rute Pucak, Malangbong, Ciamis, dan berakhir di Pangandaran.(prihandoko/bu)
Bikers Honda Tumplek di Pangandaran
Kamis 22 Nov 2018, 01:45 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
JAKARTA RAYA
BEM UI dan Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Aksi di HI, Pramono Anung Minta Massa Jaga Fasilitas Publik dan Ketertiban
JAKARTA RAYA
Demo Jakarta 28 Oktober 2026 Digelar di 4 Titik, Cek Link CCTV untuk Pantau Lalu Lintas
JAKARTA RAYA
Jakarta dan Tokyo Perkuat Kerja Sama Sister City, Bahas Transportasi hingga Industri Kreatif
JAKARTA RAYA
Obligasi Jakarta Rp5,6 Triliun Belum Pasti, Pramono Anung Tegaskan Ikuti Keputusan Pusat