JAKARTA - Istilah 'politik genderuwo' yang keluar dari mulut Presiden Joko Widodo masih menjadi perbicangan publik. Lantas muncul sebutan 'genderuwo ekonomi' yang dimaksudkan untuk orang-orang yang merusak ekonomi bangsa. Praktisi Bisnis dan Industri, yang juga mantan Sekjen Menteri BUMN, Said Didu mendefinisikan jika genderuwo ekonomi itu adalah manusia yang memainkan aturan untuk kepentingannya dan mempengaruhi kekuasaan serta mematikan orang lain. "Istilah saya untuk menyebut arti genderuwo itu. Kalau saya melakukan itu maka saya termasuk genderuwo," ucapnya di Jalan Sriwijaya I No.35, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018). Said menyebut, genderuwo ekonomi terdapat di sektor-sektor strategis seperti APBN, moneter, dan energi termasuk pertambangan. Said melanjutkan, genderuwo ekonomi susah untuk ditangkap, walaupun pemerintahan berganti. Menurutnya, genderuwo ekonomi mampu untuk mengatur dan mempengaruhi pemerintahan. "Genderuwo juga bisa berwujud cukong kekuasaan. Kekuasaan berganti tapi cukongnya tetap," tandasnya. (Cw6/win)
Said Didu: 'Genderuwo Ekonomi' Sulit Ditangkap, Dia Main APBN dan Energi
Rabu 14 Nov 2018, 19:57 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Regional
Anggap Anak Sendiri Keturunan Genderuwo, Orangtua di Temanggung Tega Habisi dan Simpan Jasadnya 4 Bulan di Kamar
Kamis 20 Mei 2021, 09:58 WIB
News Update
Telat Bayar Tagihan TikTok PayLater? Ini 6 Hal yang Akan Terjadi
Selasa 03 Feb 2026, 14:02 WIB
EKONOMI
Galbay Shopee PayLater dan SPinjam, Sejauh Mana Risiko Hukum Mengintai? Simak Penjelasan Soal Somasi hingga Gugatan
03 Feb 2026, 14:01 WIB
Internasional
Apa Itu Epstein Files? Ini Isi Dokumen dan Skandal Jeffrey Epstein
03 Feb 2026, 14:00 WIB
JAKARTA RAYA
Penyebab Daan Mogot KM 13 Langganan Banjir, Pramono Pertimbangkan Bangun Flyover
03 Feb 2026, 13:50 WIB
KHAZANAH
Zakat Fitrah Pakai Uang Apakah Boleh? Ini Dalil, Pendapat Ulama, dan Fatwa MUI
03 Feb 2026, 13:23 WIB
KHAZANAH
Imlek 2026 Tahun Kuda Api, Bagaimana Cara Mengetahui Shio dari Tanggal Lahir?
03 Feb 2026, 13:16 WIB
Nasional
Kejagung Sebut Red Notice Riza Chalid Bukan Jaminan Penangkapan Cepat
03 Feb 2026, 13:12 WIB
JAKARTA RAYA
Warung Soto di Bogor Kebakaran: Diduga Kebocoran Gas, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta
03 Feb 2026, 13:03 WIB
HIBURAN
Siapa Dini Kurnia? Ini Profil Penyanyi Banyuwangi yang Dikaitkan dengan Isu Anak Denada
03 Feb 2026, 12:59 WIB
KHAZANAH
Jadwal Sidang Isbat 1 Ramadhan 2026 Kapan? Cek Tanggal Penentuan Awal Puasa dari Kemenag
03 Feb 2026, 12:45 WIB
JAKARTA RAYA
Arahan Presiden Prabowo soal Sampah hingga Ketertiban Visual Kota, Pramono: Pasti Saya Jalankan
03 Feb 2026, 12:40 WIB
Nasional
Z-Talk jadi Ajang Kolaborasi Baznas dan Media Perkuat Literasi Zakat
03 Feb 2026, 12:26 WIB
Nasional
Muhammad Zidni Ilmi Siapa dan Umur Berapa? Ini Sosok Penghulu yang Viral Pakai Tiga Bahasa Saat Akad Nikah
03 Feb 2026, 12:08 WIB
KHAZANAH
Kapan Tarawih Hari Pertama Dimulai? Simak Perkiraan Puasa Ramadhan 2026 versi Muhammadiyah dan Pemerintah
03 Feb 2026, 11:52 WIB
Daerah
Gunung Semeru Erupsi Lagi Selasa Pagi 3 Februari 2026, Wilayah Ini Dilarang Didekati Warga
03 Feb 2026, 11:37 WIB
JAKARTA RAYA
Pramono Instruksikan Dinkes Jakarta Siaga Hadapi Ancaman Penyebaran Virus Nipah
03 Feb 2026, 11:31 WIB