JAKARTA- Kementerian Agama baru saja menerbitkan Kartu Nikah. Alasan penerbitan dokumen ini untuk praktis karena buku nikah besar dan sulit dibawa-bawa. Terjadi pro dan kontra terhadap kebijakan tersebut. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menegaskan kartu nikah bukan pengganti buku nikah. Alasannya buku nikah tidak tergantikan sebagai pertanda status perkawinan. Hanya saja buku nikah ternyata masih bisa dipalsukan. Seperti yang dilakukan ibu dan anak di wilayah Koja, Jakarta Utara ini. Mereka memalsukan dokumen penting itu demi keuntungan pribadi. Mereka menjualnya Rp 170 ribu per buku. Belum jelas untuk apa buku nikah palsu digunakan. Namun diduga kuat dijual kepada orang yang menikah bohong-bohongan biar bisa selingkuh. Setidaknya, Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Andry Suharto SH MH menyebutkan pihaknya menangkap BS,50,, dan anaknya, SLH,30, karena mencurigai aksi pelaku yang bermula dari laporan seorang warga bernama Kosyim yang melaporkan perselingkuhan istrinya. "Ditunjukkan buku nikah yang berbeda warna agak kemerahan padahal yang asli warnanya cokelat. Ciri lainnya buku itu ditulis dengan tulisan tangan padahal sejak 2016 KUA sudah mengeluarkan buku versi cetakan komputer, serta nomor bukunya tidak terdaftar di KUA," jelas Andry. Diketahui BS & SLH mendapatkan buku nikah dari seorang oknum berinisial AN. Ia juga memiliki rekanan Ustadz berinisial L di Kalibaru untuk menikahkan konsumennya yang kebanyakan merupakan duda atau janda. "Satu pasang buku nikah dihargai oleh AL Rp 170 ribu, namun oleh kedua tersangka ini memberikan jasa mereka dengan tarif Rp 400 ribu kepada pelanggannya. Dalam satu bulan mereka setidaknya bisa membuatkan 10 pasang buku nikah," tambahnya. Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 263 ayat 1 KUHP tentang Pemalsuan dengan ancaman hukuman 6 Tahun penjara. SLH mengaku dirinya hanya menjadikan kegiatan memalsukan buku nikah sebagai kerja sampingan. "Saya sudah kerja mas, cuman saya nerusin keahlian almarhum saja, soalnya kebanyakan pelanggan saya tidak mau repot-repot hanya bermodalkan KTP sudah jadi buku nikah nya," kata SLH. Diberirakan sebelumnya, berdalih meneruskan 'usaha' suaminya yang sudah meninggal, wanita ini mengajak anaknya membuat dan menjual buku nikah palsu dan diedarkan di wilayah Koja, Jakarta Utara. Keduanya diringkus aparat Polsek Koja setelah mendapat laporan dari warga terkait buku nikah abal abal tersebut. Tersangka BS,50,, dan anaknya, SLH,30, selama ini diduga komplotan pemalsu buku nikah yang beredar di wilayah Koja dan Cilincing. Kapolsek Koja, Kompol Budi Cahyono menyebutkan dari hasil pemeriksaan ibu dan anak itu sudah melakukan aksinya sejak almarhum suami (mantan pegawai KUA Cilincing) meninggal sejak 2017 lalu. "Kita amankan pada Jumat 9 November sekitar jam 23.00 WIB atas dasar aduan warga di unit layanan SPK kami. Setelah ditelusuri ada delapan buku nikah palsu dari KUA Cilincing dan Koja yang mereka sudah edarkan," ujar Budi, Rabu (14/11/2018). (yahya/b)
Buku Nikah Palsu Diedarkan untuk Pasangan Selingkuh
Rabu 14 Nov 2018, 18:52 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Kriminal
Buka Layanan Paket Nikah Siri, Satpam di Cilincing Dicokok Polisi Karena Memalsukan Dokumen
Selasa 16 Mar 2021, 17:26 WIB
News Update
Bocoran Samsung Galaxy Z Fold 8 Muncul, iPhone Fold Langsung Tersisih? Simak Spesifikasi yang Terungkap
Sabtu 02 Mei 2026, 15:21 WIB
JAKARTA RAYA
Trotoar Jalan di Kebon Jeruk Dipenuhi Gunungan Sampah, Bau Tak Sedap Ganggu Pengguna Jalan
02 Mei 2026, 14:48 WIB
JAKARTA RAYA
Akhirnya, KAI Pasang Palang Pintu Sementara di Perlintasan Sebidang Dekat Stasiun Bekasi Timur
02 Mei 2026, 14:26 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Indonesia vs Korea Selatan di Semifinal Uber Cup 2026, KLIK DI SINI
02 Mei 2026, 14:20 WIB
JAKARTA RAYA
Imigrasi Soetta Gagalkan Keberangkatan 23 Haji Non Prosedural ke Tanah Suci
02 Mei 2026, 14:13 WIB
Daerah
Menu MBG Diduga Terpapar Belatung, Satgas MBG Pandeglang Ngaku Sudah Turun Tangan
02 Mei 2026, 12:08 WIB
JAKARTA RAYA
Kemenag Kabupaten Bogor Klarifikasi Soal Penyelewengan dana UPZ: Itu Tidak Benar
02 Mei 2026, 12:00 WIB
JAKARTA RAYA
Hardiknas, DPRD Kota Bekasi Soroti Ketimpangan yang Masih Terjadi
02 Mei 2026, 11:35 WIB
OLAHRAGA
Jadwal Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan: Siaran Langsung Jam 15.00 WIB
02 Mei 2026, 10:06 WIB
JAKARTA RAYA
Jadwal Ganjil Genap Puncak Bogor Sabtu 2 Mei 2026, Simak Aturan One Way Long Weekend
02 Mei 2026, 09:21 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 2 Mei 2026 Dijual Mulai Rp452.000 per Gram
02 Mei 2026, 08:42 WIB
EKONOMI
BBCA Mulai Buyback Saat Harga Saham Melemah, BCA Kirim Sinyal Optimisme ke Pasar
02 Mei 2026, 07:56 WIB
TEKNO
5 Laptop Bekas Worth It untuk Mahasiswa Baru 2026, Cocok buat Tugas, Editing hingga Kuliah Online
02 Mei 2026, 07:36 WIB
EKONOMI
Banyak yang Baru Tahu, Beli Rumah KPR Ternyata Butuh Dana Lebih dari Sekadar DP dan Angsuran
02 Mei 2026, 07:09 WIB