Blusukan ke Pasar Raya Padang, Sandi Uno Lakukan Runtiah Lado Bareng Emak-emak

Jumat 19 Okt 2018, 15:31 WIB

PADANG - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, memilih blusukan ke pasar saat berkampanye. Cara tersebut dinilai efektif untuk mendengar langsung permasalahan yang dihadapi masyarakat khususnya kalangan menengah kebawah dan pelaku ekonomi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kali ini, Jumat (19/10/2018) Sandiaga mengunjungi Pasar Raya Padang, Sumatera Barat. Pasar ini merupakan lokasi kedua setelah sebelumnya sarapan bersama Caleg partai politik koalisi dab relawan di Restoran Rajawali, Pasar Pagi Padang. Kedatangan mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut disambut antusias pedagang dan pengunjung pasar. Seperti biasa, warga yang mayoritas adalah emak-emak berusaha merangsek maju sekedar mengajak salaman atau berfoto bersama. Karena animo warga yang semakin besar dan tidak memungkinkan melanjutkan perjalanan, Sandiaga dan rombongan memutuskan untuk langsung bergeser menuju Pasar Inpres, sembari berlari Sandiaga masuk ke dalam pasar. Langkah Sandiaga terhenti ketika melihat sekumpulan emak-emak tengah melakukan aktifitas memisahkan cabe dari batang yang warga sekitar menyebut Runtiah Lado. Tanpa canggung, Sandiaga ikut duduk ditengah kerumunan emak-emak dan mengikuti kegiatan yang dianggapnya unik. "Jadi keluhan ibu-ibu apa? Harga-harga pada naik ya?," tanya Sandiaga. "Iya," saut emak-emak kompak. Sandiaga pun menjelaskan jika kondisi ekonomu Indonesia sedang kurang baik sehingga membuat sejumlah harga kebutuhan pokok merangkak naik. "Kondisi ekonomi Indonesia memang sedang memperihatinkan. Harga-harga makin naik, pekerjaan makin sulit didapat. Ekonomi Indonesia kayak cabe merah ini, lagi pedes dan naik terus," ungkap Sandiaga. Dalam kunjungannya ke Sumatera Barat, Sandiaga juga dijadwalkan untuk shalat Jumat berjamaah di Masjid Taqwa di Pasar Raya Padang. Kemudian dialog milenial di Gedung Yamaha Jalan Damar Padang, pelatihan OK OCE PRASASTI Kordinator Sumatera Barat di Jalan Samudera No.16, Belakang Tangsi, Kota Padang, dan dialog dengan Saudagar dan Pengusaha Minang di Hotel Bumi Minang. (yendhi/yp)


News Update