Oleh S Saiful Rahim "ANDAI kata tak ada gempa di Lombok akulah rasanya yang menjadi juara “Futsal Merah Putih,” kata Dul Karung ketika melangkahi ambang pintu warung kopi Mas Wargo. Sebelumnya, ketika tepat berada di depan pintu dia sudah mengucapkan assalamu alaykum dengan fasih dan khas. “Tunggu dulu, Dul. Kalau mau mengigau kau harus tidur dulu. Mengigau kok sambil mencomot singkong goreng,” kata orang yang baru saja bergeser memberi tempat Dul Karung duduk. “La aku gak ngigau kok dikata ngigau,” balas Dul Karung sambil menjewer kuping orang itu. “Gila lu, Dul! Sakit tuh! Tahu enggak?” Pekik orang itu seraya berdiri ingin menjambak Dul Karung. “Sudah! Sudah!” bentak orang yang duduk di ujung kiri bangku panjang. Sepasang tangannya yang terkepal disodorkan ke arah Si Dul dan lawannya. “Memang kau ikut membantu saudara-saudara kita yang kena gempa di Lombok, Dul?” tanya orang yang duduk di ujung kanan bangku panjang, kepada Dul Karung. “Tidak. Bahkan aku tak tahu Lombok itu di mana letaknya yang persis,” jawabnya sambil menyeruput teh kental manis. “Ikut bertanding futsal juga tidak!” kata orang yang duduk tepat di depan Mas Wargo. “Aku nonton dari sambil berdiri hari Sabtu, nongkrong malam Minggu, dan sampai sambil tidur menjelang Subuh, gak ada manusia yang namanya Dul Karung hadir,” sambung orang itu dengan sewot. “Kenapa kau sok-sokan bilang kalau tidak ada gempa di Lombok, kaulah yang menang dalam tanding “Futsal Merah Putih?” kata orang itu lagi tambah gemas. “Lagi pula gempa dan “Futsal Merah Putih” tidak berlangsung pada hari yang sama. Gempa kan pekan lalu, sedangkan “Futsal Merah Putih” baru tadi pagi usai,” sambung Mas Wargo yang jarang sekali ikut ngobrol dengan pelanggannya. “Betul sekali, Mas. Kan saya juga bilang andaikata tidak ada gempa di Lombok, saya jadi juara “Futsal Merah Putih.” Iya kan? Begitu yang saya katakan ketika masuk ke warung ini kan? Ternyata ada gempa, dan saya jangankan jadi juara, ikut main futsalnya juga tidak. Bagaimana bisa jadi juara,” kata Dul Karung seenaknya. “Ah, omonganmu kacau Dul. Itu omongan yang dulu ketika Jenderal Sudomo jadi Panglima Kopkamtib disebut “Asbun” alias asal bunyi. Kira –kira seperti suara angin yang keluar dari bagian belakang. Suaranya bisa tidak terdengar tetapi baunya dijamin membuat orang-orang menutup hidung,” kata entah siapa dan duduk di sebelah mana. “Barangkali benar kata-kata Anda itu. Tetapi ucapan yang dulu disebut “asbun” itu, sekarang keluar lagi dari para petinggi parpol. Aku cuma ketularan omongan ngalor-ngidul gak karuan itu,” kata Si Dul seraya meninggalkan warung kopi Mas Wargo. ([email protected])
Omongan “Asbun” Ramai Lagi
Sabtu 11 Agu 2018, 08:30 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Bangunan di Bantaran Ciliwung Cawang Dibongkar, Target 557 Meter Ternormalisasi Tahun Ini
Sabtu 07 Feb 2026, 23:15 WIB
Daerah
Diduga Tersandung Material, Mahasiswa Tewas Terjatuh dari Lantai 2 Unpam Serang
07 Feb 2026, 22:47 WIB
OLAHRAGA
Final Piala Asia Futsal: Timnas Indonesia Ditaklukan Iran lewat Adu Penalti
07 Feb 2026, 22:33 WIB
JAKARTA RAYA
PKB Jakarta Perkuat Struktur Pengurus Muda, Bidik Pemilih Gen Z saat Pemilu 2029
07 Feb 2026, 21:59 WIB
JAKARTA RAYA
Normalisasi Ciliwung Masuk Tahap Pembayaran Kompensasi Lahan, DPRD Jakarta Minta Proses Transparan
07 Feb 2026, 21:36 WIB
JAKARTA RAYA
Normalisasi Sungai Ciliwung, Pemilik 20 Bidang Lahan di Cawang Terima Kompensasi
07 Feb 2026, 20:57 WIB
JAKARTA RAYA
Gagalkan Tawuran, Patroli Gabungan Tangkap Remaja Bersajam di Matraman Jaktim
07 Feb 2026, 20:19 WIB
OLAHRAGA
LINK Live Streaming Man United vs Tottenham di Liga Inggris Malam Ini, Kick-Off 19.30 WIB
07 Feb 2026, 19:00 WIB
Nasional
Dirjen Bina Bangda Kemendagri Ingatkan Pengelolaan Anggaran Harus By Design
07 Feb 2026, 18:57 WIB
SERBA-SERBI
Gentengisasi dan Program BSPS, Sinergi Baru Bangun Hunian Layak dan Asri
07 Feb 2026, 18:49 WIB
OTOMOTIF
Wuling Pamer Lini Mobil Lengkap dan Area Test Drive Eksklusif di IIMS 2026
07 Feb 2026, 18:08 WIB
JAKARTA RAYA
Pungli di Kota Tua Jakbar, Pemotor Dipalak saat Lewati Jalan Tertutup Barikade
07 Feb 2026, 17:51 WIB
JAKARTA RAYA
Perdagangan Anak di Jakarta Marak, Polisi Minta Orang Tua Waspadai Tawaran Adopsi
07 Feb 2026, 17:33 WIB
JAKARTA RAYA
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,21 Persen, Pramono Dorong Kebijakan Inklusif
07 Feb 2026, 17:26 WIB