TANGERANG – Lurah Neglasari, Rudi Kusnadi, meliha bahwa potensi wisata di wilayahnya cukup besar. Oleh karena itu, Rusdi merasa membutuhkan konsultan wisata untuk memaksimalkan potensi yang ada. "Saya butuh konsultan wisata untuk memaksimalkan bisnis wisata di sini," ungkap Lurah Neglasari tersebut, Selasa (18/7/2018). Lokasi yang hanya berjarak sekitar dua kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, menumbuhkan usaha hotel, apartemen, hingga rumah-rumah sewa transit. "Banyak bule Australia, Rusia, dan Eropa lainnya menyempatkan waktunya jalan kaki berkeliling di sini, saat mereka transit dan menginap di sekitar sini," urai Lurah. “Apa bukan potensi bagus itu untuk menarik mereka lebih banyak, lebih lama berada di sini?” tanyanya Visi inilah membuat Camat Ubaidillah Anhar bersama Lurah Rudi serta warga dan para RT dan RW di Neglasari, mulai berbenah. Lokasi RW 7 yang semula kumuh, tanah terbengkalai, rumah-rumah bambu reot, lingkungan kotor penuh sampah, kini berubah menjadi 'Kampung Rukun' yang lebih asri. "Dulu-dulu mah lingkungan sumpek, sekarang Alhamdulillah udah lebih nyaman," ucap Askit (53), warga setempat. Sebanyak 20 rumah bilik bambu kusam, kini sebagian sudah dilakukan 'bedah rumah' menjadi rumah layak huni. Bedah rumah ini mendapat sokongan dana dari apartemen Aeropolis. "Kita mengajukan. Nggak bagus lah kalau ada apartemen bagus tapi kontras dengan lingkungan di sekitarnya. Alhamdulillah mereka (warga) merespons positif," urai Rudi. Pihak pemerintahan setempat merancang proses sekitar tiga tahun diharapkan keindahan lingkungan lebih sempurna. "Sekarang ini yang banyak dilihat-lihat orang Eropa itu pertanian sayur dan sawah di Jalan Gili, Vihara, latihan barongsai dan lukisan mural,” jelas Rudi. Ke depannya, Camat maupun lurah berharap program Kampung Rukun Neglasari bisa berjalan sesuai harapan. Memaksimalkan potensi wisata di wilayah yang dihuni warga dari berbagai etnis seperti Tionghoa, Melayu, dan banyak suku lainnya. (awang/mb)
Camat, Lurah dan Warga Kompak Maksimalkan Potensi Wisata Neglasari
Selasa 17 Jul 2018, 14:10 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Tangerang
Ini Dia Nomor HP Aktif 24 Jam untuk Lapor Kena Positif Covid-19 di Kecamatan Neglasari, Lalu Dapat Sembako
Minggu 13 Feb 2022, 21:00 WIB
News Update
Apresiasi BSPS, Mendagri Tito: Program Mulia Bantu Masyarakat Kurang Mampu
Senin 30 Mar 2026, 23:48 WIB
OTOMOTIF
Dewa United Gandeng Kemenkraf, Dunia Balap Disiapkan jadi Industri Kreatif
30 Mar 2026, 20:27 WIB
Nasional
Usai Lebaran 1447 Hijriah, Mendagri Minta ASN Kemendagri dan BNPP Tingkatkan Kinerja
30 Mar 2026, 20:17 WIB
Nasional
Rapat dengan DPR, Mendagri Jelaskan Capaian Kinerja Strategis Kemendagri
30 Mar 2026, 20:13 WIB
JAKARTA RAYA
Polisi Bongkar Produksi Tembakau Sintetis di Jaksel, Satu Tersangka Ditangkap
30 Mar 2026, 20:13 WIB
OTOMOTIF
Target Dunia! Dewa United Motorsports Perkenalkan Tim dan Mobil Baru 2026
30 Mar 2026, 20:06 WIB
OTOMOTIF
Tips Cek Mobil Listrik Geely usai Mudik Lebaran 2026, Ini Hal Wajib Diperhatikan!
30 Mar 2026, 19:43 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026, Kick Off 20.00 WIB
30 Mar 2026, 19:15 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Timnas Indonesia VS Bulgaria di FIFA Series 2026
30 Mar 2026, 19:00 WIB
Nasional
Harga BBM Berpotensi Naik, Menhub Pertimbangkan Kenaikan Tarif Transportasi Umum dan Penerbangan
30 Mar 2026, 18:14 WIB
TEKNO
Apakah Akun Roblox Anak di Bawah 16 Tahun Akan Diblokir? Ini Aturan Resmi Komdigi
30 Mar 2026, 17:40 WIB
OLAHRAGA
Prediksi Susunan Line Up Timnas Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
30 Mar 2026, 17:05 WIB
Nasional
Nuon Dorong Perkembangan Ekosistem Digital Lifestyle, Tangkap Potensi Pasar Nasional
30 Mar 2026, 17:00 WIB
HIBURAN
Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, Bukti VCS Viral di Media Sosial
30 Mar 2026, 16:59 WIB
EKONOMI
Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan
30 Mar 2026, 15:23 WIB