KOREA- Maskapai Korean Air telah memberhentikan sementara salah-seorang pimpinannya karena diduga menyiram air pimpinan perusahaan iklan, kata polisi. Wakil Presiden Korea Airlines, Cho Hyun-min, adalah adik kandung salah-seorang pimpinan perusahaan penerbangan itu yang tengah menjalani hukuman penjara karena 'insiden kacang'. "Korean Air telah memberhentikan sementara Cho Hyun-min dari pekerjaannya sejak 16 April hingga menunggu hasil penyelidikan kepolisian," demikian keterangan resmi maskapai penerbangan itu, seperti dilaporkan Kantor berita Reuters. Cho, yang dikenal dengan panggilan akrab Emily Cho, telah meminta maaf pada Minggu lalu atas "kebiasaan bodoh" yang dilakukannya itu. Tindakan menyiram air ke wajah seseorang di Korea Selatan dapat dianggap sebagai penyerangan fisik. Dua tahun lalu, seorang ibu rumah tangga didenda US$650 atau Rp8,9 juta karena menyiram air ke wajah seorang makelar perumahan saat negosiasi. Dilaporkan, Cho melakukan tindakan itu karena tidak menyukai sikap pimpinan perusahaan iklan tersebut. Serikat buruh menuntut Cho mundur Sebelumnya, Cho telah menghadapi tekanan dari serikat buruh maskapai penerbangan itu agar mundur dari jabatannya setelah media massa melaporkan insiden tersebut. Asosiasi karyawan dan pilot maskapai itu mengatakan, tindakan Cho itu telah merusak reputasi perusahaan, sehingga mereka menuntut agar dia dipecat dan meminta maaf. Sebuah petisi terkait insiden ini juga telah dilayangkan dan terus mendapat dukungan dari masyarakat Korea, seperti dilaporkan Kantor berita AFP. Intinya, petisi itu menuntut agar Cho dipecat dan maskapai itu diminta menanggalkan kata "Korea" dari nama perusahaannya. Dalam keterangan resminya, Korea Airlines mengatakan, Cho tidak menyiramkan air dari dalam botol ke muka seseorang, tetapi menyiramkannya ke lantai. Dan menurutnya, kejadiannya bukan saat pertemuan resmi. Cho, dalam wawancara dengan stasiun TV MBC, membantah tuduhan bahwa dirinya menyiramkan air dari gelas kepada seseorang, tetapi hanya menumpahkannya ke lantai. Namun demikian, dia mengaku perbuatannya itu "bodoh". Insiden kacang Pada 2014 lalu, kakak kandung Cho, yaitu Cho Hyun-ah, menjadi sorotan media setelah dia meminta seorang pramugari Korea Airlines di kabin kelas utama diturunkan dari pesawat karena tidak menyuguhkan kacang di atas piring. Akibatnya, keberangkatan pesawat dari New York ke bandara Incheon, Korea Selatan, tertunda sekitar 20 menit. Keduanya, Cho Hyun-min dan Cho Hyun-ah, merupakan anak kandung pemilik Korea Airlines, Cho Yang-ho. Dalam insiden kacang, Cho Hyun-ah diadili dan dihukum penjara selama setahun, tetapi kemudian dibebaskan setelah sempat menjalani hukuman selama lima bulan. Dia kemudian ditunjuk menjadi pimpinan hotel milik maskapai penerbangan itu pada Maret lalu. Bagaimanapun, insiden baru yang melibatkan keluarga konglomerat - yang disebut chaebol di Korea Selatan - sudah menjadi keprihatinan umum di negara itu. Kebiasaan buruk itu dipertontonkan oleh keluarga orang-orang kaya dan berkuasa, terutama oleh generasi kedua dan ketiga, para pendiri perusahaan-perusahaan besar. "Para pendiri konglomerasi itu diselubungi mitos. Mereka memiliki legitimasi, karena membangun perusahaannya dari nol," kata Chang Sea-jin, pengamat ekonomi di Institut Sains dan Teknologi kepada Kantor berita Reuters. "Tetapi, pimpinan generasi kedua dan ketiganya tidak lagi memiliki legitimasi. Mereka mudah tumbuh dan berkembang dengan asupan 'sendok emas' di mulut mereka," katanya.(BBC)
Wakil Pimpinan Korean Air Diberhentikan karena Insiden 'Menyiram Air'
Selasa 17 Apr 2018, 05:52 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Jakarta
Kerusakan PAM di Kalideres Selesai Diperbaiki, Lurah: Air Belum Normal dan Belum Bisa Dinikmati Warga
Senin 18 Sep 2023, 18:42 WIB
Regional
Atasi Kekeringan, Perumdam Pandeglang Terjunkan 117 Mobil Tangki Air
Senin 25 Sep 2023, 10:50 WIB
Regional
Krisis Air Bersih Berlanjut, Kapolri Bangun Sumur Bor di Kota Serang
Jumat 29 Sep 2023, 14:48 WIB
Regional
Warga Kota Serang Tak Mandi 2 Hari Dampak Darurat Air Bersih, Rela Gosok Gigi Pakai Air Asin dari Sumur Buatan
Selasa 03 Okt 2023, 16:41 WIB
Regional
Bantu Warga Krisis Air Bersih, Polda Banten Kirim 3 Kendaraan Water Canon
Rabu 04 Okt 2023, 16:29 WIB
Depok
Kemarau Panjang Situ Tonjong Mengering, Kapolsek Tajurhalang Bagikan Air Bersih ke Warga
Selasa 10 Okt 2023, 10:34 WIB
Tangerang
Polres Metro Tangerang Kota Salurkan 120 Ribu Liter Air Bersih
Kamis 12 Okt 2023, 15:28 WIB
Nasional
Suharso Target Pemasangan Saluran Air Minum di Perumahan :Belum Tercapai
Selasa 24 Okt 2023, 09:41 WIB
Tangerang
Pj Bupati Bersama PWI Kabupaten Tangerang Distribusikan Air Bersih
Kamis 26 Okt 2023, 13:45 WIB
News Update
GAYA HIDUP
5 Tips Mix and Match Outfit untuk Perempuan Petite, Auto Proporsional!
06 Mar 2026, 22:14 WIB
TEKNO
Daftar Aplikasi yang Dilarang Komdigi Diakses Anak di Bawah 16 Tahun, Ada Roblox hingga TikTok!
06 Mar 2026, 20:33 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Arema FC vs Bali United di BRI Super League 2025/2026
06 Mar 2026, 19:45 WIB
TEKNO
Cara Klaim Voucher Pulsa Rp300.000 dari Free Fire FF, Hadiah Dikirim ke Nomor Hp
06 Mar 2026, 19:16 WIB
HIBURAN
Benarkah Sabrina Farhana Sosok Umma di Animasi Nussa Rara? Heboh Netizen Temukan Banyak Kesamaan
06 Mar 2026, 18:46 WIB
EKONOMI
Update Harga Emas Perhiasan Sore Hari Ini 6 Maret 2026 di Jakarta: Stabil di Angka Rp2.640.000 per Gram
06 Mar 2026, 17:43 WIB
RAMADHAN
Bacaan Doa Qunut Rakaat Terakhir Salat Witir, Lengkap dengan Terjemahannya
06 Mar 2026, 17:37 WIB
RAMADHAN
Jadwal Buka Puasa di Jakarta Jumat 6 Maret 2026 Jam Berapa? Berikut Waktu Magrib Hari Ini
06 Mar 2026, 17:00 WIB
OTOMOTIF
VinFast Siapkan 20.000 Mobil Listrik untuk Armada Transportasi di Indonesia hingga 2028
06 Mar 2026, 16:56 WIB
OTOMOTIF
Jelang Mudik Lebaran 2026, GAC Hadirkan Aplikasi Pintar Pemantau Kendaraan dari Hp
06 Mar 2026, 16:52 WIB