JAKARTA - Jumlah jaksa yang diduga melanggar kode etik dan pedoman perilaku jaksa makin meningkat dalam tiga bulan terakhir 2018. Mereka terjerat dugaan permainan kasus dan tidak masuk kantor selama beberapa bulan. Mereka, lalu diajukan ke Mahkamah Kehormatan Jaksa (MKJ). Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) M Yusni yang dikonfirmasi oleh wartawan mengakui adanya kenaikan oknum jaksa nakal, namun dia tidak mengetahui persis jumlahnya. Begitu pula ketika ditanyakan tentang jumlah oknum jaksa yang dibawa ke forum MKJ, sebagai sarana pembelaan diri bagi jaksa yang telah direkomendasikan untuk dikenakan sanksi berat. "Saya akui memang ada kenaikan jumlah oknum jaksa yang nakal dan dibawa ke MKJ. Tapi, sayatidak tahu persis jumlahnya, " katanya, di Kejagung, Senin (16/4). Sebelum ini, Jaksa Agung M. Prasetyo telah mengisyaratkan dirinya tidak akan pernah berkompromi dan tidak main-main dengan siapapun oknumnya yang melakukan kesalahan. "Terhadap yang bersalah akan diberhentikan, baik dengan hormat maupun tidak dengan hormat, " kata Prasetyo menjawab soal oknum jaksa nakal, di Jakarta, Sabtu (24/3). Namun demikian, Prasetyo tetap menghormati asas praduga tidak bersalah. Meningkat Prasetyo saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakermas) Kejaksaan, di Pusdiklat Ragunan, Selasa (12/12) terdapat 270 Jaksa yang dijatuhkan hukuman berat, sedang dan ringan sepanjang 2017. Dari jumlah tersebut, sebanyak 51 orang jaksa dipecat, 95 dijatuhkan hukumam sedang dan 61 orang dihukum ringan. Dibanding dengan 2016, maka terdapat peningkatan. Dimana terdapat 37 jaksa dikenakan hukuman ringan, 31 jaksa dihukum sedang dam 25 jaksa dihukum berat. Total 93 orang jaksa. (ahi/win)
Jamwas Akui Awal 2018 Terjadi Peningkatan Oknum Jaksa Nakal
Senin 16 Apr 2018, 18:51 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Regional
Komisi III DPR dan Kejati Banten Bahas Regulasi Penanganan Jaksa Nakal
Selasa 21 Des 2021, 22:43 WIB
News Update
Warga Tak Perlu Panic Buying, Wamen ESDM Pastikan Stok BBM Jelang Lebaran Aman
Senin 16 Mar 2026, 21:50 WIB
JAKARTA RAYA
DPRD DKI Soroti Peredaran Tramadol Ilegal di Jakarta, Desak Aparat Bertindak Tegas
16 Mar 2026, 21:26 WIB
JAKARTA RAYA
Polisi Gagalkan Peredaran 9 Ton Daging Sapi Kedaluwarsa Jelang Idul Fitri, 4 Tersangka DItangkap
16 Mar 2026, 21:22 WIB
JAKARTA RAYA
Harga Plastik Naik, Imbas Konflik Israel–Iran Ganggu Pasokan Bahan Baku
16 Mar 2026, 21:21 WIB
JAKARTA RAYA
Pemudik di Jalur Puncak Mulai Padat, Didominasi Kendaraan Roda Dua
16 Mar 2026, 21:09 WIB
JAKARTA RAYA
Motif Ekonomi, Pria Asal Aceh Kepergok Curi 2 Bungkus Kopi Saset di Minimarket Tanjung Priok
16 Mar 2026, 21:07 WIB
OTOMOTIF
Motor Mau Dipakai Mudik? Yamaha Bagikan 6 Komponen Penting yang Wajib Dicek
16 Mar 2026, 21:03 WIB
JAKARTA RAYA
Dampak Konflik Timur Tengah Harga Plastik Naik, Pedagang Kecil Mulai Keluhkan Biaya Operasional
16 Mar 2026, 19:52 WIB
OTOMOTIF
Toyota Siapkan Posko Mudik dan 297 Bengkel Siaga Jelang Lebaran 2026
16 Mar 2026, 19:43 WIB
JAKARTA RAYA
Harga Plastik di Jakarta Naik hingga 30 Persen, Pedagang Sebut Dampak Konflik Iran–Amerika
16 Mar 2026, 19:25 WIB
OTOMOTIF
Ducati Monster Kini Punya Warna Sport Baru, Terinspirasi Monster S4 Legendaris
16 Mar 2026, 19:20 WIB
OTOMOTIF
Jelang Mudik Lebaran, Suzuki Tawarkan Promo Tukar Tambah Mobil hingga Rp4 Juta
16 Mar 2026, 18:51 WIB
Daerah
Mudik Idul Fitri, Pegawai Dinas Kesehatan di Pandeglang yang Tidak Bisa WFH
16 Mar 2026, 18:40 WIB
OTOMOTIF
Mudik Naik Motor? Wahana Hadirkan Bale Santai Honda di Jalur Menuju Merak
16 Mar 2026, 18:29 WIB
JAKARTA RAYA
Antisipasi Kemacetan Arus Mudik dan Balik, Polresta Tangerang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
16 Mar 2026, 18:00 WIB
JAKARTA RAYA
Pemkot Depok Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran dan Nyepi 2026
16 Mar 2026, 17:43 WIB