JAKARTA - Pernah menjadi korban trafiking dan dijual kepada pria hidung belang untuk dikencani, perempuan ini melampiaskan 'dendamnya' dengan menjadi seorang mucikari alias mami. Gadis berusia belasan tahun pun dia 'rekrut' lalu ditawarkan kepada lelaki pemburu sahwat. Melalui fasilitas media sosial (medsos) grup whatsapp (WA) transaksi dilakukan. Bisnis lendir yang dilakoni Mami FR, 19, berhenti setelah dia ditangkap Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, setelah tujuh bulan beroperasi. Perempuan itu disergap di daerah Matraman, Jakarta Timur. Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP M Faruq menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya informasi yang menyebutkan adanya praktik pelacuran via online yang dikelola FR. "Tersangka membuat group di WA untuk menjalani bisnisnya. Kemudian kami ikut dalam grup tersebut terkait proses penyelidikan," ujarnya, Jumat (2/2). Dijelaskan AKP Faruq, dalam grup berlabel MAF itu terdapat beberapa anggota yang sebagian wanita muda berusia 17-19 tahun. "Mereka inilah yang menjadi anak buah tersangka untuk dijual,". Interaksi berlanjut dengan transaksi di mana sang mami mematok tarif kisaran Rp1,3 sampai Rp1,6 juta. Setelah sepakat, petugas yang menyamar kemudian diarahkan ke sebuaj hotel di Jalan Sunter Permai Raya, Tanjung Priok sebagai lokasi untuk berkencan. "Saat itulah langsung kami amankan gadis tersebut. Dari keterangan wanita itu kami mendapatkan lokasi keberadaan tersangka,". PERNAH JADI KORBAN Kepada petugas, FR mengaku sudah menjalani bisnis haramnya itu sejak 7 bulan lalu. "Dia pernah menjadi korban atas kasus serupa. Lantas dendam tersebut dilampiaskan dengan bisnis serupa disamping diakuinya penghasilan yang diperoleh cukup menggiurkan," kata AKP M Faruq. . Tak sulit bagi FR untuk merekrut gadis dan dimasukkan sebagai anggota MAF. Informasi yang dihimpun, dengan tarif kisaran Rp1 jutaan , a gadis 'binaan' FR bisa melayani berbagai servis demi kepuasan konsumen. Sejumlah barang bukti diamankan dari pengungkapan kasus tersebut di antaranya pakaian dalam hitam , bra, 3 unit HP , uang tunai sebesar Rp2,5 juta dan sejumlah kartu ATM. (yahya/b)
Balaskan Dendam, Wanita Muda Ini jadi Mucikari
Jumat 02 Mar 2018, 17:22 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Kriminal
Polisi Ringkus Mucikari Penyekap dan Pengeksploitasi Remaja Perempuan di Apartemen Jakbar
Selasa 20 Sep 2022, 12:15 WIB
Kriminal
Polres Pandeglang Ringkus Mucikari yang Tawarkan Wanita Pemuas Birahi Melalui HP
Rabu 19 Okt 2022, 15:45 WIB
Kriminal
Tawarkan Wanita Pemuas Birahi pada Pelanggan Melalui Hp, Mucikari Lansia Dibekuk Polisi Pandeglang
Rabu 19 Okt 2022, 15:43 WIB
Kriminal
Jual Gadis Berusia 15 Tahun ke Pria Hidung Belang, Dua Mucikari di Bogor Diciduk Polisi
Selasa 02 Mei 2023, 16:47 WIB
News Update
Polisi Ringkus 5 Warga Sipil Terkait Penganiayaan Maut di Tapos Depok
Kamis 08 Jan 2026, 18:32 WIB
Daerah
Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa, Kades di Pandeglang Masuk Sel Tahanan
08 Jan 2026, 18:26 WIB
Nasional
Hasil RDPU Komisi III DPR: Kedudukan Polri di Bawah Presiden Tak Perlu Diubah
08 Jan 2026, 18:22 WIB
Nasional
Anak Terpapar Gim dan Konten Kriminal, DPR Desak Platform Digital Perketat Pengawasan
08 Jan 2026, 18:12 WIB
Nasional
Polemik UMSK 2026, Said Iqbal Tuduh Dedi Mulyadi Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Buruh
08 Jan 2026, 18:04 WIB
HIBURAN
Viral di X! Grok AI Diduga Disalahgunakan untuk Konten Pornografi, Komdigi Ingatkan Ancaman Pidana
08 Jan 2026, 17:46 WIB
EKONOMI
Kumpulan Pernyataan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang Menjadi Cerminan Arah Ekonomi Nasional
08 Jan 2026, 17:37 WIB
Nasional
Roy Suryo Resmi Laporkan Tujuh Pendukung Jokowi Terkait Polemik Ijazah ke Polda Metro Jaya
08 Jan 2026, 17:33 WIB
JAKARTA RAYA
Pabrik Styrofoam di Panongan Tangerang Terbakar, 1 Karyawan Terluka
08 Jan 2026, 17:18 WIB
HIBURAN
Pramugari Gadungan Batik Air Akhirnya Minta Maaf, Ini Pengakuan Khairun Nisa
08 Jan 2026, 17:15 WIB
EKONOMI
IHSG Tembus 9.000 Hari Ini 8 Januari 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Faktor Pemicunya
08 Jan 2026, 17:06 WIB