GAYANYA tak berubah, doyan ngomong cepat dengan ekspresif, terkadang bersuara agak tinggi, tapi pribadinya sangat ramah. Itulah Ray Sahetapy yang kini berusia 61 tahun, aktor kawakan yang banyak membintangi film drama Indonesia, sejak 1980an sampai sekarang. Belakangan mantan suami Dewi Yull ini ikut dipercaya main di beberapa film internasional. "Gua lagi nyari produser yang mau mewujudkan mimpi gua bikin film spektakuler tentang makna Salam Nusantara. Ini yang gua dengung-dengungkan," ujar Ray pada Pos Kota. Mimpi itu, menurutnya, sebuah pribadi yang aneh tapi berkarakter kejujuran. "Gua pengen jadi orang waras, tapi semua orang menganggap gua gila, sakit jiwa, pokoknya gila banget deh. Namun di balik gila itu tertanam nilai-nilai kejujuran yang kemudian semua orang bisa tersadar," beber aktor bernama asli Ferene Raymond Sahetapy ini. Dia juga aktif memberikan gagasan tentang kebangsaan melalui diskusi dan seminar kebudayaan. Tapi sayang, dia belum menemukan produser itu. Kenapa ngga bikin sendiri aja? Suami dari Sri Respatini Kusumastuti (Iin) ini sejenak terdiam. "Apa perlu ya? Soalnya kalo gua fokus sebagai pemain, itu lebih tepat. Ngurus produksi film kan nggak mudah. Tapi mungkin saja jika terpaksa ha ha.." jawabnya tertawa. Bagi Ray, apapun yang menjadi kendala dalam merealisasikan keinginan, tidak harus diratapi. "Gua enjoy aja, kalo bisanya hanya masih sebatas gagasan, ya udah ngga apa-apa, bikin seminar. Yang penting ide itu harus mengalir terus," beber aktor lulusan IKJ tahun 1988, yang seangkatan Deddy Mizwar dan Didik Nini Thowok ini. FILM PERTAMA Aktor kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, 1 Januari 1957 ini pertama kali bermain dalam film Gadis arahan sutradara Nya' Abbas Akup. Di sinilah dia bertemu Dewi Yull, istri pertamanya. Selepas itu, membintangi film Sejuta Serat Sutra, Kabut Ungu di Bibir Pantai, Dukun Ilmu Hitam (1981), Tapak-Tapak Kaki Wolter Monginsidi (1982), Darah dan Mahkota Ronggeng, Cinta Semalam, Ponirah Terpidana (1983), dan puluhan film dibintanginya. Saat film nasional sepi, Ray tetap eksis. Ray membangun sanggar teater di pinggiran kota, membentuk komunitas teater. Lewat sanggarnya inilah dia pernah membuat geger lantaran gagasan tentang perlunya mengubah nama Republik Indonesia menjadi Republik Nusantara. Sampai kini dia selalu mengucapkan Salam Nusantara. Pertengahan 2006, Ray kembali aktif di dunia film dengan membintangi Dunia Mereka bersama Ira Wibowo garapan sutradara Lasja Fauzia. Merunut ke belakang perjalanan karir Ray, dia menikah dengan Dewi Yull pada 16 Juni 1981, tanpa restu orang tua Dewi Yull, HRM Soendaryo dan Masayu Devi Hetimawati karena perbedaan agama saat itu. Pernikahan mereka mampu bertahan sampai 23 tahun dan mempunyai empat orang anak, (Almh) Giscka Puteri Agustina Sahetapy, Rama Putra Sahetapy, Surya Sahetapy dan Muhammad Raya. Namun kemudian Dewi Yull memilih untuk menolak poligami, sehingga memutuskan menggugat cerai Ray karena sang suami hendak menikah lagi dengan Sri Respatini Kusumastuti (Iin), seorang janda pengusaha yang pernah menjadi dosen seni pertunjukan di Institut Kesenian Jakarta. Ray-Dewi resmi bercerai 24 Agustus 2004 dan kemudian Ray menikah dengan Iin, Oktober 2004. Dia juga pernah sangat marah dan berniat ikut menggalang relawan guna mengganyang Malaysia. Ray merasa Malaysia telah menghina dan melecehkan bangsa Indonesia. Kini, Ray tengah menjalani suting film Keira di Lampung. "Kebetulan banyak obyek wisata di sini, suting sambil menikmati hiburan wisata alam natural. Pagi-pagi sebelum suting olahraga biar tetap sehat ha ha.." tuntasnya tertawa senang. (ali/d)
Ray Sahetapy Terobsesi Bikin Film Salam Nusantara
Sabtu 10 Feb 2018, 00:43 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
SHOWBIZ
Aktor Senior Ray Sahetapy Sakit Stroke, Sang Anak Minta Tak Ungkit Masa Lalu
Selasa 01 Agu 2023, 14:30 WIB
News Update
Cara Nonton Piala Dunia 2026 di MAXStream, Bisa dari Aplikasi Atau Website
Selasa 16 Jun 2026, 10:27 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan Hari Ini 16 Juni 2026 Stabil, Termurah Dibanderol Rp438.000 per Gram
16 Jun 2026, 09:37 WIB
TEKNO
6 Keuntungan Top Up Game Favorit Lewat GoPay Games Yang Jarang Diketahui
16 Jun 2026, 09:13 WIB
EKONOMI
BNI Pastikan Kebutuhan Transaksi Nasabah Tetap Terlayani pada Libur Tahun Baru Islam 1448 H
16 Jun 2026, 09:04 WIB
JAKARTA RAYA
Dalam Sehari, Rutan Salemba Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Narkoba
16 Jun 2026, 06:18 WIB
Nasional
Dorong Ekonomi Sirkular, J&T Cargo Kelola 8,2 Ton Limbah Bersama Decathlon Foundation dan Yayasan KDM
15 Jun 2026, 15:12 WIB
Daerah
Rumah Yatim dan BSN Bandung Resmikan Kemitraan, Buka Peluang Sinergi Program Kemanusiaan
15 Jun 2026, 11:38 WIB
OLAHRAGA
Nonton Piala Dunia 2026 di Mana? Ikuti Panduan Lengkap Streaming Online di Hp
15 Jun 2026, 10:47 WIB
EKONOMI
Harga Emas Perhiasan 24K Meroket Hari Ini 15 Juni 2026, Dijual Rp2,4 Jutaan per Gram
15 Jun 2026, 09:45 WIB
TEKNO
Huawei Pura X Max Mirip Bocoran iPhone Fold? Simak Desain dan Spesifikasinya yang Jadi Perbincangan
15 Jun 2026, 08:56 WIB
OLAHRAGA
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Bukti Pembinaan Atlet Muda Kian Menjanjikan
14 Jun 2026, 20:00 WIB
JAKARTA RAYA
Cara ke Jakarta Fair Kemayoran 2026 Naik KRL dan Transjakarta, Simak Panduannya
14 Jun 2026, 18:18 WIB
JAKARTA RAYA
PMI Kabupaten Tangerang Beri Penghargaan kepada 54 Pendonor Darah Sukarela, Bupati Apresiasi Aksi Kemanusiaan
14 Jun 2026, 17:17 WIB
Nasional
IHSG Menguat, Danantara: Investor Semakin Percaya pada Fundamental Ekonomi Indonesia
14 Jun 2026, 15:29 WIB