JAKARTA (Pos Kota) - Mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Mirwan Amir mengaku pernah menyampaikan kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang saat itu menjabat Presiden ke-6 RI bahwa sebaiknya proyek pengadaan kartu tanda penduduk eletronik atau e-KTP dihentikan. "Pernah saya sampaikan (kepada SBY) bahwa program e-KTP ini lebih baik tidak dilanjutkan," kata Mirwan saat bersaksi dalam sidang perkara proyek e-KTP, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (25/1/2018). Mirwan bersaksi untuk terdakwa eks Ketua DPR, Setya Novanto. Penuturan itu disampaikan Mirwan usai dicecar beberapa pertanyaan oleh tim penasehat hukum Novanto. Atas jawaban itu, anggota penasehat hukum Novanto, Firman Wijaya kembali bertanya, bagaimana tanggapan SBY? "Tanggapan dari Bapak SBY bahwa ini kita untuk menuju Pilkada jadi poyek ini harus diteruskan," lanjut Mirwan. Eks politikus Partai Demokrat yang sekarang sudah berganti baju Hanura itu sendiri mengatakan sempat mendengar informasi dari pengusaha Yusnan Solihin bahwa ada masalah dalam pelaksanaan proyek e-KTP. Atas itu ia menyampaikan kepada SBY, saat ada kegiatan di kediaman SBY di Cikeas, Jawa Barat. "Saya dengar saran dari Pak Yusnan bahwa saya tidak tahu masalah teknisnya e-KTP ini, tapi menurut pak Yusnan program e-KTP ini ada masalah. Maka dari itu pak Yusnan membuat surat yang ditujukan kepada pemerintahan pemenang pemilu 2009 dan saya juga percaya dengan Pak Yusnan kalau memang program ini tidak baik jangan dilanjutkan," imbuh Mirwan. Firman pun sempat mempertanyakan kaitan pernyataan Mirwan kepada SBY bahwa proyek e-KTP bermasalah. Mirwan membenarkan, namun dia mengaku tak punya kekuatan untuk menghentikan proyek itu. "Yah posisi sayakan hanya orang biasa saja, tidak punya kekuatan untuk menyetop program e-KTP ini, tapi saya sudah sampaikan atas saran Pak Yusnan," tuntasnya.(yulian/tri)
Mirwan Amir: Pak SBY Perintahkan Proyek E-KTP Dilanjutkan Walau Ada Masalah
Kamis 25 Jan 2018, 15:22 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Polda Banten Musnahkan 8.527 Lembar Uang Palsu, Hasil Sinergi dengan Bank Indonesia
Rabu 29 Apr 2026, 19:23 WIB
Nasional
Tuntaskan Masalah Perkotaan, Wamendagri Dorong Aglomerasi Berbasis Sektoral
29 Apr 2026, 19:18 WIB
JAKARTA RAYA
Polda Metro Jaya Selidiki Penyebab Kecelakaan Argo Bromo Anggrek vs KRL di Bekasi Timur
29 Apr 2026, 19:18 WIB
HIBURAN
Erin Taulany Disorot, Dugaan Aniaya ART hingga Tahan Gaji Viral di Threads
29 Apr 2026, 18:53 WIB
Nasional
Dirut KAI Tanggapi Usulan Gerbong KRL Khusus Wanita Dipindah ke Tengah
29 Apr 2026, 17:40 WIB
OLAHRAGA
Jadwal Semifinal Liga Champions Atletico Madrid vs Arsenal Kamis 30 April 2026
29 Apr 2026, 17:25 WIB
Daerah
Pansus XI DPRD Jabar Kunjungi Perumda Tirta Darma Ayu, Abdul Karim Dorong Kesiapan Air Bersih Hadapi Musim Kemarau di Indramayu
29 Apr 2026, 17:19 WIB
GAYA HIDUP
BestPerfume.Store Hadir di Indonesia, Tawarkan Parfum Konsentrasi 50 Persen
29 Apr 2026, 17:08 WIB
Daerah
Cuma Rp5.000! Klinik di Tangerang Ini Buka Akses Kesehatan untuk Semua Kalangan
29 Apr 2026, 16:26 WIB
EKONOMI
Libur Panjang Awal Mei 2026, Apakah Gaji PNS Masuk seperti Biasa? Begini Aturan Pemerintah
29 Apr 2026, 15:52 WIB
Nasional
May Day 2026, Apakah Hari Buruh Termasuk Cuti Bersama? Ini Jadwal Libur Resmi SKB 3 Menteri
29 Apr 2026, 15:45 WIB
Daerah
Putusan Inkrah, 17.618 Botol Miras Ilegal Dimusnahkan di Polresta Serang Kota
29 Apr 2026, 15:41 WIB
JAKARTA RAYA
Hilang Kendali di BKT, Pengendara Tercebur dan Ditemukan Meninggal
29 Apr 2026, 15:36 WIB
TEKNO
Smartphone AI OpenAI Segera Hadir? Ini Bocoran Fitur dan Chip Canggih yang Disiapkan
29 Apr 2026, 15:19 WIB
JAKARTA RAYA
Pelayanan Terpadu Malam Hari di Jakarta Barat, 59 Warga Mengadu Terkait Persoalan Sosial
29 Apr 2026, 15:14 WIB
TEKNO
TikTok Nonaktifkan 1,7 Juta Akun Anak, Pemerintah Dorong Implementasi Nyata PP TUNAS
29 Apr 2026, 15:09 WIB