BOGOR (Pos Kota) – Si jago merah mengamuk di Kota Bogor Senin (25/12/2017). Ada 40 rumah terbakar, api dengan cepat berkobar, meski sudah ada upaya pemadaman. Kebakaran ini melanda rumah warga di di RT 05 RW 01 Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Hingga pukul 17.30 WIB, upaya pemadaman masih dilakukan petugas pemadam, aparat TNI/Polri hingga warga masyarakat. Proses pemadaman berlangsung lama, karena terhambat akses jalan yang sempit. Selain itu, macetnya sejumlah ruas jalan diduga juga menjadi penyebab keterlambatan tim pemadam kebakaran tiba di lokasi. Banyaknya bangunan dengan bahan yang mudah terbakar, membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menyebar ke rumah lainnya. Berjam-jam lima mobil pemadam kebakaran diterjunkan di lokasi, guna menghentikan laju api. Hasil keterangan sementara, kebakaran diduga karena ada warga yang hendak seterika pakaian. Namun, seterika yang sudah panas, dtinggalkan pemiliknya sehingga berakibat percikan api. Kapolsek Bogor Tengah, Syaifudin Gayo mengatakan, pihaknya masih mrlakukan olah TKP dan mengumpulkan bukti. Data yang dihimpun petugas, terdapat 40 rumah yang terbakar yang dihuni 60 KK (kepala keluarga). "Jadi, saat menyetrika, kemudian ditinggal dan timbulkan panas membakar pakaian dan timbul api yang membesar,”kata Kompol Gayo. (yopi/win)
Diduga Gara-gara Seterika, 40 Rumah Diamuk Si Jago Merah
Senin 25 Des 2017, 22:35 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
Daerah
Anggota DPRD Jabar Abdul Karim Serap Aspirasi Warga Cirumput, Soroti Jalan Penghubung dan Insentif Kader Posyandu
EKONOMI
Tanggap Darurat Erupsi Anak Krakatau, BNI Salurkan Masker dan Obat-obatan ke Lampung Selatan
Nasional
Dukung RUU Perampasan Aset, Kortastipidkor Tegaskan Aset Hasil Korupsi Rp5 Juta Tetap Disita
HIBURAN
Total Biaya Kelebihan Bagasi Juicy Luicy Berapa? Jadi Sorotan karena Bikin Batal Manggung ke Batam