JAKARTA (Pos Kota) -Wakil Presiden Jusuf Kalla tak akan maju lagi sebagai presiden maupun wakil presiden pada 2019 nanti. Tapi ia mempunyai kriteria untuk calon presiden dan wakil presiden pada pilpres2019. Menurut JK, pasangan presiden dan wakil presiden harus memiliki latar belakang yang berbeda suku agar berhasil menjalankan kepemimpinan negara. "Misalnya presiden dari Jawa, wakil presiden dari luar jawa, kalau presiden nasional, wakilnya religius, kalau presidennya politikus biasanya wakilnya harus teknokrat, itu biasa," ujar Jusuf Kalla, Kamis (16/11). Menurut Jusuf Kalla, perbedaan latar belakang antara presiden dan wakil presiden tersebut agar cakupan pemilihannya juga luas. Sebab, jika latar belakangnya sama maka pilihannya sempit. Jusuf Kalla mengatakan, ada kecenderungan masyarakat memilih berdasarkan kesamaan. Apalagi, sebagian besar masyarakat Indonesia berdomisili di Pulau Jawa. "Secara logika dari Jawa akan lebih mudah, tapi ini bukan rasisme karena orang cenderung memilih karena kesamaan," kata Jusuf Kalla. Soal dirinya Jusuf Kalla menegaskan bahwa dia akan istirahat. "Maaf saya mau istirahat, lagipula dalam undang-undang presiden dan wakil presiden tidak bisa dipilih dua kali," ucapp JK.(us)
Ini Kriteria JK: Maaf Saya Mau Istirahat
Kamis 16 Nov 2017, 18:33 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
Internasional
Paus Leo XIV Sakit Kanker Apa, Stadium Berapa? Simak Diagnosis dan Perkembangan Terbarunya
Nasional
Terjerat Kasus Suap dan TPPU, Febrie Adriansyah Minta Hakim Pertimbangkan Pengabdian 30 Tahun di Kejaksaan
Daerah
Penyebab BBM di Bali Langka Apa dan Kapan Normal Lagi? Cek Jadwal Pasokan Pertamina Oktober 2026
OLAHRAGA
Link Live Streaming Hyundai Hillstate vs Hi-Pass KOVO Cup 2026 Hari Ini, Debut Megawati Dinanti
HIBURAN
Pemilik Ayam Gepuk Pak Gembus Siapa? Ini Sosok Pendiri dan Fakta Penutupan Gerai di Jabodetabek