Sumber Daya Alam Indonesia Banyak Dikuasai Asing

Sabtu 08 Mar 2014, 15:12 WIB

JAKARTA (Pos Kota) -  Masyarakat Indonesia tidak bisa lagi berbuat apa-apa dalam mengolah sumber daya alam sebagai kekayan bangsa, akibat dikuasai pengusaha asing. Pasalnya sumber daya alam (SDA) yang ada di Indonesia sudah banyak dikuasai, atau diambil negara asing tanpa dinikmati oleh rakyat Indonesia. Demikian dikatakan Ketua Dewan Pembina Gerindra, Prawabowo Subianto, kemarin. Ia menilai  saat ini sudah banyak sumber daya alam terkuras oleh negara asing, serta diambil oleh koorperat atau pengusaha negara asing. Namun masih ada sesuatu yang masih belum dijalankan sesuai dengan diamanatkan konsitusi, pasal 34 dan 34 diamanatkan kepada negara untuk menomorsatukan kepentingan masyarakat bukan kepentingan konglomerat. "Tapi sekarang ini malah kebalikan, di mana lebih mementingkan konglomerat, mendapatkan kesempatan untuk mengeksploitasi kekayaan alam Indonesia, sementara negara Indonesia tidak mendapatkan apa-apa," kata Prabowo. Menurutnya, para pengusaha negara asing itu meninggalkan kehancuran ekologi, kemudian polusi. Pengusaha negara asing telah banyak menguasai sumber daya alam Indonesia dibawa keluar, sedangkan negara Indonesia sebagai penonton saja," jelasnya. Prabowo menyebutkan, selama kekayaan alam dikuasai negara asing, negara Indonesia akan terus mengalami keterpurukan dalam pertumbuhan perekonomian. Meski demikian, Prabowo juga mengakui bukan berarti anti asing. "Masyarakat Indonesia tidak bisa lagi berbuat apa-apa dalam mengolah sumber daya alam, untuk itu segala bentuk kegiatan pembanguan yang mewah seperti gedung-gedung mewah harus di hentikan, saatnya kita beralih kepada produksi alam bangsa kita sendiri, agar rakyat indonesia bisa menikmatinya. Menurut dia, kesejahteraan masyarakat Indonesia masih jauh dari harapan. Malahan, dari waktu ke waktu kekuatan bangsa ini terus merosot. Bagaimana tidak, hasil mineral dan tambang, banyak diekspor. Padahal, dalam negeri sangat membutuhkannya. "Pemerintah seharusnya dapat mengolah sendiri kekayaan sumber daya alam yang ada untuk kemakmuran masyarakat bukannya dikelola pihak asing. Kalu tidak dimulai dari sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi, ayo hentikan pengrusakan alam oleh asing," ujarnya. (rizal/yo)


News Update