MUI Desak Aparat Tertibkan Prostitusi Terselubung

Rabu, 5 Maret 2014 14:49 WIB

Share
MUI Desak Aparat Tertibkan Prostitusi Terselubung
SETU (Pos Kota) – Banyaknya keluhan masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan kehadiran tempat prostitusi terselubung, panti pijat  dan tempat hiburan malam disejumlah pelosok wilayah membuat Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat mendesak Pemkot setempat melakukan penertiban. “Dari dulu MUI sudah minta dan mendesak Pemkot Tangsel menutup atau menertibkan tempat protitusi terselubung, panti pijat, warung remang-remang dan tempat hiburan malam yang memanfaatkan wanita malam,” kata Sekretaris MUI Tangsel, Abdul Rojak, Rabu (5/3). Bila Pemkot Tangsel kesulitan atau tak bisa menertibkan tempat tersebut, MUI bersama sejumlah organisasi masyarakat dan LSM Islam akan melakukan tindakan tegas terhadap tempat tersebut. “Sebagian besar panti pijat yang berdiri di tujuh kecamatan hanya sebagai kedok saja termasuk keberadaan warung remang-remang,” tuturnya. Hal senada dikatakan Ketua Komisi II DPRD Tangsel, Siti Khodijah, yang mengaku dukungan terhadap jajaran Satpol PP setempat menertibkan dan merazia tempat tersebut sudah lama diberikan tinggal mereka melaksanakan saja karena untuk kepentingan masyarakat banyak. Sedangkan Kepala Satpol PP Tangsel, Azhar Syamun R, mengatakan keberadaan tempat prostitusi yang berkedok panti pijat banyak beroperasi di wilayah Tangsel tapi tidak semua tempat panti pijat menyalahi perizinan hanya beberapa tempat saja. Kehadiran dan keberadaan usaha panti pijat bukan usahanya yang dilarang tapi tindakan penyimpangan di lokasi itu yang dilarang karena tak sesuai dengan motto Kota Tangsel yakni Cerdas, Modern dan Relijius. “Jika hasil razia ternyata panti pijat itu bermasalah tentunya akan langsung ditutup,” ujarnya. Menurutnya, setiap saat anggotanya kerap berpatroli ke sejumlah lokasi panti pijat dan tempat hiburan malam lain seperti warung remang-remang guna memantau situasi dan kondisi di lapangan. (anton/yo) Foto: Istimewa
Reporter: Admin Super
Editor: Admin Super
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar