Download E-Paper

Anak Empat Kurang Perhatian, Ibu Gantung Diri

Minggu, 08 September 2013 - 17:19
LAMPUNG (Pos Kota) – Diduga putus asa dan sedih tidak diperhatikan anak, sejak ditinggal mendiang suaminya yang meninggal pada tahun lalu, seorang seorang ibu ditemukan warga tewas gantung diri di ruang tamu rumahnya, Sabtu (8/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Jumiah, 60, ibu empat putra warga Dusun Selera Tiga, Desa Pakuan Aji, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur,  menurut keterangan Wanto ,33, warga sekitar,  sebelumnya korbn pernah juga melakukan percobaan gantung diri. Namun aksinya itu keburu diketahui warga hingga bisa dicegah dan menasehatinya. Dia tidak mengira, korban mengulangi perbuatannya, dan benar-benar nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Diketahuinya, korban terlihat berubah menjadi sering melamun sendiri. Wanto mengungkapkan, bila melintas di halaman rumah korban, dia sering melihat korban menangis sendiri. "Jjika ada warga yang bertanya mengapa korban selalu menghindar dan berusaha diam, " katanya. Warga enggan bertanya lagi takut korban tersinggung atau sedih. “Saya mengira kalau korban telah putus asa hidup sendiri, dan anak-anaknya tidak memperhatikanya lagi, sehingga korban nekat gantung diri,” ujar Wanto. Kepala Desa Pakuan Aji,  Ismet membenarkan, ada warganya yang tewas gantung diri, di ruang tamu rumahnya. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas, korban meninggal akibat tali jemuran yang menjerat lehernya. Pada tubuh korban tidak terdapat luka akibat penganiayaan. Atas dasar pemeriksaan tim medis itu polisi  menyimpulkan kalau korban meninggal murni karena gantung diri. Jenazahnya kemudian dikebumikan di samping makam suaminya, di TPU setempat. (Koesma/d)

Latest Comments

  • {{comment.name}} {{comment.created_at}}

    {{ comment.comment }}

Belum ada komentar.

Rekomendasi



-->