ADVERTISEMENT

Kecelakaan Maut di Probolinggo, Sopir Pikap Tesangka

Sabtu, 28 Desember 2013 22:58 WIB

Share
Kecelakaan Maut di Probolinggo, Sopir Pikap Tesangka

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

SURABAYA(Pos Kota)-Kapolda Jatim Irjen Polisi, Unggung Cahyono, turut mengikuti olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut yang menewaskan 18 orang di Tongas, Probolinggo Jawa Timur, Sabtu sore. Atas kejadian tersebut, Kapolda menyatakan, pihaknya telah menetapkan sopir pikap jadi tersangka dalam peristiwa itu, yakni Slamet, warga Desa Muneng Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pasalnya, menurut Kapolda, Slamet yang mengemudikan pikap dengan 30 penumpang, dinilai telah melanggar marka jalan saat hendak mendahului bus dari arah kanan. "Untuk sementara tersangka adalah sopir pikap karena mendahului kendaraan di depannya dengan melanggar marka," kata Kapolda di lokasi kejadian. Seperti diketahui, kecelakaan antara mobil pikap bernopol B 2625 XCU dengan truk Fuso gandeng berisi Tepung Tapioka dengan nopol P 8568 UL di timur perlintasan kareta api (KA) Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (28/12)sore, menyebabkan 18 orang tewas dan 14 orang lainnya luka-luka. Kecelakaan itu bermula ketika mobil pikap dengan 30 penumpang, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Probolinggo menuju Pasuruan untuk melayat. Namun saat di lokasi kejadian, mobil pikap hendak mendahului sebuah bis dari arah kanan dengan keluar marka jalan. Tanpa disangka, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul truk Fuso sehingga kecelakaan tidak bisa terhindarkan.(nurqomar)

ADVERTISEMENT

Reporter: Admin Super
Editor: Admin Super
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT