ADVERTISEMENT

Dirut PT KA Akui Perlintasan Bintaro Luput Dari Perhatian

Selasa, 10 Desember 2013 15:53 WIB

Share
Dirut PT KA Akui Perlintasan Bintaro Luput Dari Perhatian

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

PESANGGRAHAN (Pos Kota) – Dirut PT Kereta Api Indonesia (KAI), Ignasius Jonan mengakui perlintasan kereta di Pasar Bintaro Jl Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, tidak masuk dalam prioritas rencana pembangunan lintasan sebidang yang dibuat pihaknya. “Perlintasan Bintaro merupakan perlintasan sebidang yang padat dan diberi kode pos 57A namun luput dari pantauan kami. Terlebih letaknya di pinggiran Jakarta dan jarang dilintasi pejabat,” katanya kepada wartawan, Selasa (10/12). Ia berdalih perlintasan Bintaro yang sering merenggut korban jiwa itu tidak masuk dalam rencana pembangunan perlintasan sebidang padat. Hal ini lantaran di Jakarta ada 24 titik yang sudah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 83 tahun 2011 dan akan dibangun pemerintah pusat kecuali perlintasan Bintaro. Pasca didesak Wapres Boediono untuk membangun perlintasan sebidang di perlintasan Bintaro, Ignasius berjanji segera merealisasikannya. Ia juga akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam membenahi perlintasan sebidang. Meski tidak masuk dalam rencana pembenahan, ia amat berharap Pemprov DKI segera membangun secara swadaya karena memiliki APBD besar. Tak hanya itu Ignasius juga berharap bantuan dari Polda Metro Jaya untuk menindak penerobos palang perlintasan dengan tilang. Humas PT KCJ, Eva Chairunisa mengatakan saat ini sudah ada 1 jalur yang bisa digunakan terutama untuk kereta diesel. Berhubung PT KAI masih memperbaiki Listrik Aliran Atas (LAA) sebagai tenaga utama kereta commuter line. "LAA-nya banyak yang tertabrak dan rusak. Kalau dari arah Serpong-Tanah Abang sudah selesai, yang masih perbaikan arah sebaliknya.” (Rachmi) Teks : Petugas terus memperbaiki kabel listrik di Perlintasan Bintaro pasca tabrakan maut antara KRL dengan truk tangki Senin kemarin.

ADVERTISEMENT

Reporter: Admin Super
Editor: Admin Super
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT