DEPOK (Pos Kota) - Sebagai predikat Kota Layak Anak, Depok adalah salah satu wilayah yang paling banyak kasus pelecehan anak di bawah umur , Bahkan berada di urutan ketiga setelah wilayah lain seperti Jakarta menyusul Bekasi. Bahkan kali ini kembali remaja berusia 15 tahun tega mencabuli bocah perempuan berusia 3 tahun di lahan pemakaman kawasan Bojong Gede. Kasus ini terungkap setelah orangtua korban curiga lantaran kemaluan si anak kerap merasa sakit. Menurut Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Agus Salim, atas ulah yang lelaki berusia 15 tahun itu diancam dengan jeratan hukum UU Perlindungan Anak Pasal 82 no. 23 Tahun 2002. "Kronologis pelaku mengajak korban ke kebun kosong, berdalih untuk main dokter-dokteran. Di sanalah, kemaluan korban digerayangi pelaku dengan mencolok-colok pakai tangan,"kata Agus. Pengakuan pelaku yang tersangsang karena sering menontong tayangan video porno. Sementara itu, angka kasus pencabulan dan kekerasan terhadap anak di Kota Depok terus meningkatkatan. Terkait hal itu, Pemkot Depok mengklaim, pihaknya telah melakukan berbagai upaya . Salah satunya dengan mengoptimalkan peran lembaga Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (TP2TP2A). Itu dikatakan langsung Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail pada Poskota beberapa waktu lalu. “Pihak Pemkot Depok melalui P2TP2A tengah serius menyikapi kasus tersebut. Lembaga ini bertujuan melindungi rumah tangga khususnya anak-anak dan perempuan. Kita juga telah bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam menangani kasus yang melibatkan anak-anak dan wanita,” ujarnya. Beberapa contoh kongkrit yang dilakukan lembaga itu antara lain memberikan bantuan pengobatan secara psikologis bagi mereka para korban kekerasan maupun pelecehan seksual. “Kita mengacu pada undang-uandang perlindungan anak dan perempuan. Lembaga ini juga mendampingi dalam proses penegakan hukum. Kita ingin pelakunya diberi sanksi berat agar jera, namun untuk pelaku yang masih dibawah umur agar sanksi yang diberikan tidak terlalu memberatkan,” kata Nur Mahmudi. Pernyataan Nur Mahmudi tersebut dibantah oleh Kapolresta Depok, Kombes Achmad Kartiko. Dikatakan Kartiko, pihaknya selama ini kurang mendapat perhatian serius dari Pemkot Depok atas kasus ini. "Setiap ada kasus baik itu kekerasan terhadap anak maupun pencabulan anak selalu ditangani Unit PPA. Kita bergerak sendiri, sejauh ini kami belum merasakan peran aktif dari luar lembaga kepolisian,"tegas Kartiko. Berdasarkan data kasus pencabulan maupun kekerasan terhadap anak di Kota Depok sendiri terjadi peningkatan. Dalam kurung waktu 8 bulan, laporan yang masuk ada 49 kasus atas perkara ini. Namun kini, angkat tersebut terus meningkat mendekati akhir tahun menjadi 50 kasus, dengan rata-rata perbulan mencapai 4 hingga 5 kasus. (Angga) Teks Foto: Kapolresta Depok, Kombes Pol Achmad Kartiko (angga)
Bocah Tiga Tahun Jadi Korban Pelecehan
Selasa 10 Des 2013, 23:28 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Kriminal
Astaga! Belasan Santriwati di Depok Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Orang Tua Asuh
Kamis 30 Jun 2022, 12:05 WIB
Kriminal
Viral! Seorang Pria Hendak Melecehkan Wanita yang Tertidur di Dalam Gerbong KRL
Sabtu 16 Jul 2022, 15:17 WIB
Kriminal
Kasus Penodongan dan Pelecehan yang Diduga Libatkan Brigadir J, Diambil Alih Polda Metro
Selasa 19 Jul 2022, 11:46 WIB
Kriminal
Diduga Dilecehkan Rekan Kerja Sendiri, Seorang Karyawati Jalani Pendampingan Psikolog
Rabu 17 Agu 2022, 16:09 WIB
Kriminal
Lakukan Pelecehan Seksual Secara Verbal Lewat Whatsapp, Karyawan Terima SP 3 dari Managemen Kawan Lama Group
Rabu 17 Agu 2022, 16:33 WIB
Nasional
Viral Video Pelecehan Siswi di Angkot, Polisi Sebut Pelaku ODGJ
Kamis 06 Apr 2023, 10:59 WIB
Kriminal
Rekam Aksi Pelecehannya Terhadap Gadis 12 Tahun, Pria Asal Tangerang Ditahan Polisi
Sabtu 20 Mei 2023, 17:03 WIB
Nasional
Panglima TNI Bakal Usut Tuntas Kasus Pelecehan Seksual Lettu AAP
Senin 25 Sep 2023, 15:52 WIB
Kriminal
Tindaklanjuti Dugaan Pelecehan Seksual di Kampus, UIKA Bogor : Yang Bersangkutan Telah Mengundurkan Diri
Selasa 03 Okt 2023, 16:13 WIB
Kriminal
Terlalu! Modus Belajar Perkalian, Oknum Kepsek Cabuli Anak Didik
Kamis 16 Nov 2023, 15:03 WIB
Kriminal
Rektor UP Nonaktif Akan Diperiksa Lagi soal Dugaan Pelecehan Seksual
Jumat 01 Mar 2024, 12:03 WIB
News Update
LINK LIVE STREAMING Burnley vs Manchester United di Liga Inggris 2025/2026 Pukul 03.15 WIB Dini Hari Ini
Kamis 08 Jan 2026, 02:30 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Nonton Barcelona vs Bilbao di Semifinal Piala Super Spanyol 2026, Klik di Sini!
08 Jan 2026, 01:30 WIB
Nasional
70 Anak Terpapar Komunitas Kekerasan, KPAI Dorong Peran Keluarga dan Sekolah
07 Jan 2026, 23:17 WIB
Nasional
TPG Akan Dibayar Per Bulan? Cek Faktanya dan 4 Langkah Persiapan Data Wajib Ini
07 Jan 2026, 22:00 WIB
EKONOMI
ID Pengguna Coretax Tidak Ditemukan? Ini Solusi Resmi Login Core Tax DJP
07 Jan 2026, 21:30 WIB
Nasional
Pendaftaran PPPK Kemenham 2026 Dibuka 7-23 Januari 2026: Cek Syarat, Cara Daftar, dan Siapkan Dokumen Wajib Ini
07 Jan 2026, 20:30 WIB
OLAHRAGA
Mauricio Souza Ungkap Persiapan Matang Persija Hadapi Persib, Waspadai Intensitas Maung Bandung
07 Jan 2026, 20:00 WIB
JAKARTA RAYA
Pengamat: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Momentum Perbaikan Ruang Kota
07 Jan 2026, 19:44 WIB
Nasional
Tunjangan Guru TW 3 dan TW 4 Belum Cair, Benarkah Ini Sinyal Carry Over Anggaran 2026?
07 Jan 2026, 19:44 WIB
JAKARTA RAYA
Warga Dukung Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said, Harap Tak Picu Kemacetan
07 Jan 2026, 19:33 WIB
Nasional
KIP Kuliah 2026 Dibuka: Simak Cara Daftar Mahasiswa Baru dan Jadwal Lengkap SNBP–SNBT
07 Jan 2026, 18:55 WIB
Nasional
Polri Tindak Tegas Judol, 744 Tersangka Ditangkap dan Rp286 Miliar Disita Sepanjang 2025
07 Jan 2026, 18:49 WIB
HIBURAN
Doktif Tegas Tolak Damai dengan Richard Lee, Pilih Kasus Pencemaran Nama Baik Berlanjut
07 Jan 2026, 18:29 WIB