TANJUNG PRIOK (Pos Kota) - Puluhan kapal tongkang dan SPOB pengangkut minyak tidak dilengkapi dokumen, terjaring Tim Satgas BBM BPH Migas di perairan Teluk Jakarta, Jakarta Utara, Rabu (20/11). Meski jelas-jelas melanggar aturan, kapal-kapal milik rekanan PT Pertamina itu tidak dilakukan penyegelan. Pemilik kapal beralasan bahwa mereka memiliki dokumen sah untuk membawa minyak jenis solar, namun tertinggal di darat. Mereka yang tidak bisa menunjukkan dokumennya hanya diminta segera menyerahkan kelengkapan surat administrasinya ke BPH Migas. Petugas sempat kesulitan lakukan pemeriksaan, lantaran tidak diketahui berapa besar jumlah minyak yang seharusnya mereka bawa, karena tidak memiliki delivery order (DO) dari PT. Pertamina. "Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap surat-surat dan administrasi kapal. Ada juga yang DO nya tidak dibawa. Harusnya dibawa juga," kata Ketua Tim Satgam BBM BPH Migas Badarudin Andi Picunang. Dikatakannya, kapal-kapal pengangkut minyak bersubsidi tersebut tidak boleh bersandar dengan kapal-kapal non subsidi di tengah laut. Pasalnya, bisa terjadi pengisian BBM subsidi ke kapal yang non subsidi. "Aturannya, kapal- kapal itu harus berjauhan. Sebab, bisa membuat pertanyaan dan kecurigaan macam-macam," ujar Badarudin. Di atas kapal tim yang beranggotakan sejumlah instansi, baik TNI dan Polri, mendapati banyak kapal BBM subsidi dan non subsidi berkumpul. Satu persatu petugas memeriksa minyak yang disimpan di dalam tongkang. Seperti di Kapal Dimas Putra I, Kapal MT Anugrah Star dan Kapal MT Bojonegoro. "Satgas BBM ini, untuk menyelematkan BBM subsidi. Makanya kami memantau ke lapangan. Operasi ini agar mereka merapihkan adminstrasi, dan tepat sasaran penyaluran BBMnya," sambungnya. Lebih lanjut Badaruddin mengatakan, pihaknya juga masih mendapati agen atau penyalur menjual BBM tidak sesuai aturan. Seperti, ada satu perusahaan punya usaha BBM subsidi dan non subsidi. "Ini yang berbahaya. Harusnya hanya satu usaha saja. Sehingga tidak terjadi penyimpangan minyak." Untuk seliter BBM subsidi seharga Rp 5 ribu, sementara BBM non subsidi Rp 11 ribu. "Kalau BBM subsidi dijual ke industri Rp 11 ribu perliter, bisa miliaran keuntungan yang mereka dapatkan," bebernya. (Ilham Foto ilustrasi
Puluhan Kapal Tongkang Pengangkut BBM Terjaring Tim Satgas
Rabu 20 Nov 2013, 20:06 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Regional
Nelayan di Lebak Resah, Ada Kapal Tongkang Lalu Lalang di Jalur Tangkap Ikan
Selasa 15 Jun 2021, 14:59 WIB
Regional
Kapal Tongkang Terobos Area Tangkap Ikan, Nelayan di Lebak Ngaku Bangkrut
Rabu 16 Jun 2021, 10:37 WIB
News Update
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus, Polisi Ungkap Aksi Terencana dan Banyak Pelaku
Kamis 19 Mar 2026, 17:00 WIB
Nasional
Ketua DPD RI Imbau Seluruh Pihak Utamakan Dialog di Tengah Eskalasi Konflik Global
19 Mar 2026, 14:36 WIB
RAMADHAN
Penentuan Hilal Lebaran 2026: Ini Prediksi Idul Fitri Versi Muhammadiyah dan Pemerintah
19 Mar 2026, 14:27 WIB
Nasional
Jaga Stabilitas Harga, Ini Enam Rekomendasi Fahira Idris untuk Satgas Pangan
19 Mar 2026, 13:25 WIB
OTOMOTIF
Lebaran 2026: Mobil Lubricants Berangkatkan Mekanik Bengkel Mudik ke Kampung Halaman
19 Mar 2026, 12:49 WIB
RAMADHAN
Link Live Streaming Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H Hari Ini, KLIK DI SINI
19 Mar 2026, 11:49 WIB
OTOMOTIF
Sambut Mudik Lebaran 2026, Daihatsu Hadirkan 6 Posko dan 89 Bengkel Siaga
19 Mar 2026, 05:00 WIB
Daerah
Jabar Jadi Daerah Prioritas MBG, Alokasi Anggaran untuk Wilayah ini nyaris mencapai 50 persen dari total nasional
19 Mar 2026, 04:03 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Nonton Liverpool vs Galatasaray di Liga Champions Pukul 03.00 WIB
19 Mar 2026, 02:30 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle di Leg 2 Liga Champions 2025/2026
19 Mar 2026, 00:10 WIB
OTOMOTIF
Libur Panjang di Jakarta? Coba Test Drive SUV PHEV Lepas L8 di 3 Showroom Ini
18 Mar 2026, 23:55 WIB
JAKARTA RAYA
Balkoters Gelar Santunan Anak Yatim di Menteng, 40 Paket Sembako dan Uang Tunai Dibagikan jelang Lebaran
18 Mar 2026, 23:52 WIB
OTOMOTIF
Mobil Listrik Geely EX2 Didistribusikan ke 9 Kota Besar, Penjualan Tembus 5.000 SPK Secara Nasional
18 Mar 2026, 23:49 WIB