Beli Golok di Pasar Malam Khusus Untuk Bacok PIL Istri

Jumat, 1 November 2013 05:21 WIB

Share
Beli Golok di Pasar Malam Khusus Untuk Bacok PIL Istri
MAUNYA Gusti Mayun, 35, malam itu ke pasar malam sekedar untuk cari hiburan. Tapi begitu lihat Gede Raka, 32, PIL istrinya nampak nyanyi di panggung, emosinya langsung bangkit. Buru-buru dia beli golok di pasar malam itu, dan langsung dibacokkan ke Gede Raka yang sedang nyanyi-nyanyi. Gemparlah pengunjung. Biar istri jelek seperti apapun, jika diselingkuhi orang, suami pasti mencak-mencak. Bahkan di banyak kejadian, gara-gara istri yang diganggu, seorang suami rela bertaruh nyawa demi membela kehormatannya sebagai lelaki. Ada kalanya dia berhasil melampiaskan dendamnya, menjaga martabat  demi “martabak” istri. Tapi banyak pula yang sebaliknya: sudah kehilangan istri masih harus kehilangan nyawa pula. Gusti Mayun dari Singaraja (Bali) tak sebegitu parah nasibnya. Tapi gara-gara membela kehormatan keluarga ini, dia malah jadi urusan polisi, bahkan bakal masuk penjara. Pasalnya, hanya dengar isyu istrinya diselingkuhi lelaki lain, dia langsung jadi dendam pada Gede Raka yang digosipkan jadi PIL tersebut. Dan di sinilah kesadisan Mayun menjadi demikian nyata, ada orang lagi senang-senangnya nyanyi di atas panggung kok dibabat golok. Ya gegerlah pengunjung pasar malam. Istri Gusti Mayun yang bernama Made Darti, 27, sebetulnya tidak cantik-cantik amat. Cuma bodinya meck, nggitar spanyol. Lelaki normal cap apapun, pasti akan berkhayal yang enggak-enggak demi melihat penampilan bini Gusti Mayun ini. Apa lagi Ny. Made Darti ini pembawaannya ramah dan murah senyum, sehingga yang kena senyumnya bakal  tak bisa tidur semalaman. Entah dari mana sumbernya, tiba-tiba beredar isyu bahwa Made Darti terlibat afair dengan Gede Raka, warga Banjar Dinas Pererenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada Kabupaten Singaraja. Kebetulan Gusti Mayun juga kenal lelaki itu, sehingga dia mencoba klarifikasi kabar tersebut. Namun ternyata Gede Raka membantah kabar itu. Hubungannya dengan Darti sekedar pertemananan, bukan hubungan asmara, apa lagi hubungan kelamin. Gusti Mayun kemudian mencoba konfirmasi pada istrinya. Tapi Made Darti juga mengaku tak ada apa-apanya dengan Gede Raka, semua sekedar kenal biasa. “Kalau saya selingkuh, tunjukkan buktinya?” tantang sang istri. Karena memang tak punya bukti pendukung, Gusti Mayun akhirnya hanya manyun dalam rasa penasarannya. Meski keduanya sudah diklarifikasi, ternyata isyu tak juga mereda. Makin penasaran saja Gusti. Tapi bagaimana harus cari bukti, sebab tak ada gerak-gerik mencurigakan istrinya selama ini. Pelayanan pada suami juga tak berubah. Ibarat obat, ”seminggu tiga kali sesendok makan” juga tak berkurang. Tapi gara-gara itu pula, dia menjadi benci sekali setiap melihat Gede Raka. Lelaki itu memang jauh lebih tampan darinya. Tongkrongannya dia seperti Kapten Lasarus, sedang Gusti Mayun mirip kap lampu. Beberapa malam lalu ada panggung hiburan di Lapangan GOR Buwana Patra, Singaraja. Gusti Mayun yang sedang suntuk iseng-iseng nonton pasar malam itu. Eh, di sana malah melihat Gede Raka nyanyi di panggung dengan gayanya yang gimana, gitu. Gusti Mayun segera ingat isyu yang beredar selama ini. Diam-diam dia beli golok yang juga dijajakan di pasar malam itu. ”Rasakan pembalasanku,” batin Gusti sambil membayar. Beberapa menit kemudian dia sudah naik panggung sambil bawa golok. Gede Raka yang sedang berdendang itu dibacok tepat di bagian punggung.  Sempat lari sebentar, tapi kemudian ambruk. Polisi bergegas menangkap penonton yang ngamuk tersebut. Dalam pemeriksaan, dia mengaku cemburu karena digosipkan  Gede raka menyelingkuhi bininya. Gosip kan belum tentu datanya sip. (Denpost/Gunarso TS)
Reporter: Admin Super
Editor: Admin Super
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar