TANJUNG DUREN (Pos Kota) - Wanita penghuni Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 4 di Jalan Karya Raya, Jelambar, Jakarta Barat, Senin (28/10) siang, bunuh diri. Ia menggorok lehernya sendiri di kamar mandi. Ajeng, 30, mengalami luka di leher sebelah kanan. Dalam kondisi kritis, wanita bertubuh kurus dengan rambut cepak itu dilarikan ke RS Royal Taruma Grogol. Namun dalam pertolongan tim medis, Ajeng yang tak diketahui asal usulnya itu meninggal dunia. Kasusnya ditangani Polsek Tanjung Duren. Menurut Tuti, petugas panti, menduga korban menggorok lehernya sendiri. Sekeluar dari kamar mandi, Ajeng menjerit kesakitan dengan leher berdarah hingga akhirnya ambruk. “Saya tidak tahu ia mendapat pisau dari mana,” kata Tuti. Mendapat laporan, petugas Polsek Tanjung Duren yang datang ke tempat kejadian dipimpin Kanit Reskrim H.Khoiri SH menemukan senjata tajam. PIsau itu sehari-hari digunakan untuk membuka tutup galon air mineral. SUDAH 4 BULAN Korban berada menjadi binaan panti sosial sejak 4 bulan lalu. “Ia diduga mengalami depresi dan ditemukan petugas di jalanan. Petugas yang membawanya ke panti ini,” ungkap Tuti. Saat baru datang, sambungnya, Ajeng bicara tak jelas. “Sampai sekarang masih sering bicara ngawur. Saat kami tanya namanya, ia menyebut Ajeng. Jadi nama itu yang kami pakai,” katanya. “Kami yakin ia melukai dirinya sendiri, buka dianiaya orang lain.” (warto/yp) TEKS :Ajeng, pasien Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 4 yang mengorok lehernya sendiri di kamar mandi. Ia meninggal dunia saat diberikan pertolongan dokter di RS Royal Taruma Grogol, Jakarta Barat
Penghuni Panti Sosial Gorok Leher Sendiri
Senin 28 Okt 2013, 22:37 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
OLAHRAGA
Indonesia Akhiri Dahaga Emas Beregu Putra di Asian Games Setelah 28 Tahun, BNI Apresiasi Regenerasi Atlet PBSI