ADVERTISEMENT

Penghuni Panti Sosial Gorok Leher Sendiri

Senin, 28 Oktober 2013 22:37 WIB

Share
Penghuni Panti Sosial Gorok Leher Sendiri

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TANJUNG DUREN (Pos Kota) - Wanita penghuni Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 4 di Jalan Karya Raya, Jelambar, Jakarta Barat, Senin (28/10) siang, bunuh diri. Ia menggorok lehernya sendiri di kamar mandi. Ajeng, 30, mengalami luka di leher sebelah kanan. Dalam kondisi kritis, wanita bertubuh kurus dengan rambut cepak itu dilarikan ke RS Royal Taruma Grogol. Namun dalam pertolongan tim medis, Ajeng yang tak diketahui asal usulnya itu meninggal dunia. Kasusnya ditangani Polsek Tanjung Duren. Menurut Tuti, petugas panti, menduga korban menggorok lehernya sendiri. Sekeluar dari kamar mandi, Ajeng menjerit kesakitan dengan leher berdarah hingga akhirnya ambruk. “Saya tidak tahu ia mendapat pisau dari mana,” kata Tuti. Mendapat laporan, petugas Polsek Tanjung Duren yang datang ke tempat kejadian dipimpin Kanit Reskrim H.Khoiri SH menemukan senjata tajam. PIsau itu sehari-hari digunakan untuk membuka tutup galon air mineral. SUDAH 4 BULAN Korban berada menjadi binaan panti sosial sejak 4 bulan lalu. “Ia diduga mengalami depresi dan ditemukan petugas di jalanan. Petugas yang membawanya ke panti ini,” ungkap Tuti. Saat baru datang, sambungnya, Ajeng bicara tak jelas. “Sampai sekarang masih sering bicara ngawur. Saat kami tanya namanya, ia menyebut Ajeng. Jadi nama itu yang kami pakai,” katanya. “Kami yakin ia melukai dirinya sendiri, buka dianiaya orang lain.” (warto/yp) TEKS :Ajeng, pasien Panti Sosial Bina Laras Harapan Sentosa 4 yang mengorok lehernya sendiri di kamar mandi. Ia meninggal dunia saat diberikan pertolongan dokter di RS Royal Taruma Grogol, Jakarta Barat

ADVERTISEMENT

Reporter: Admin Super
Editor: Admin Super
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT