Mahasiswa Timor Leste Tewas Saling Bacok

Kamis, 10 Oktober 2013 13:39 WIB

Share
Mahasiswa Timor Leste Tewas Saling Bacok
SURABAYA(Pos Kota)- Adu mulut membuat nyawa Ismenio (Boy) mahasiswa Narotama dan Ubaldio mahasiswa ITATS melayang akibat dibacok. Aldino (Sudrun) teman tetangga kos korban kini diduga sebagai pelaku pembunuhan. Rentetan peristiwa ini terjadi sejak sekitar pukul 19.00 Wib. Ketika itu, Aldino terlihat mendatangi kos korban sambil membawa pedang. Entah apa penyebabnya, keduanya yang berasal dari Timor Leste beradu argumen mulut (cek-cok) dengan bahasa yang kurang bisa dipahami warga sekitar. Tetapi karena situasi kian memanas, warga sekitar jalan Klampis Semalang Gang I Surabaya memisahkan dan meminta keduanya tidak membikin keributan. Tetapi selang beberapa waktu, yaitu sekitar pukul 00.30 WIB, terjadi keributan lagi. Tampaknya Aldino tidak terima. Dia bahkan mendatangi korban bersama kelompoknya. Terjadilah pertengkaran lagi. Karena pertengkaran tidak imbang, Boy dan Ubaldo yang masih saudara sepupu ini tewas bersimbah darah. "Ubaldio tewas dalam perjalanan ke RSUD dr Soetomo, kalau Boy ada di lokasi," terang Yudi, warga setempat yang sedang menyaksikan olah Tempat Kejadian Perkara, Rabu (9/10) dinihari. Fitri ibu kos korban menjelaskan, sebelumnya sudah terjadi pertengkaran. "Tidak tahu saya apa penyebabnya, itu mulai maghrib sudah ada cek-cok, bawa pedang dan dipisah warga," jelasnya pada wartawan. Kerabat korban, yaitu Dasilva mengaku, sebelum Boy tewas sempat ada panggilan masuk ke telepon selulernya. "Saya dimintai tolong untuk datang oleh Boy, nyampai sini kok sudah meninggal. Maksud saya itu kalau bertengkar jangan bawa pedang, satu per satu saja," akunya sambil menjelaskan bahw Boy sebenarnya adalah guru besar Boxing di Timor Leste. Kapolsek Sukolilo Kompol Taufik Yulianto yang ada di lokasi kejadian masih menyelidiki motif pembunuhan ini. "Belum diketahui apa penyebabnya, masih diadakan pendalaman dan akan dikembangkan," pungkasnya pada wartawan. Informasi lain menyebutkan,diketahui pelakuknya berjumlah lima orang termasuk Aldino (Sudrun) teman tetangga kos korban diduga sebagai pelaku. Namun untuk mastikannya polisi dari Polrestabes Surabaya sendiri masih mendalami dan memeriksa 5 saksi yang terkait dalam kasus ini. "Polisi kini fokus memburu lima pelaku yang bersetatus mahasiswa, dan kini sedang dalam pengejaran," terang Kapolsek Sukolilo Kompol Taufik Yuliyanto. Sementara atas kejadian ini pihak keluarga korban menolak kedua jenasah untuk dilakukan otopsi dan mereka ingin untuk segera membawa pulang ke Timor Leste. (nurqomar/sir)
Reporter: Admin Super
Editor: Admin Super
Sumber: -
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar