ADVERTISEMENT

KPK Periksa Pembocor Surat Penggeledahan

Jumat, 27 September 2013 21:43 WIB

Share
KPK Periksa Pembocor Surat Penggeledahan

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

JAKARTA (Pos Kota) - Terkait bocornya surat izin penggeledahan rumah Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey yang tersebar di kalangan wartawan lokal Manado, Sulawesi Utara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera memeriksa tiga pegawai Pengadilan Negeri (PN) setempat. "Penyidik KPK telah berkoordinasi dengan PN Manado. Ada tiga pihak yang dipanggil untuk mengklarifikasi terkait dengan surat pemintaan pengadilan untuk penggeladahan saksi Hambalang," kata Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo, Jumat (27/9). Johan mengatakan KPK telah melayangkan surat panggilan itu. Bila tidak ada halangan, pemeriksaan akan dilangsungkan pada 1 Oktober 2013. "Dipanggil KPK tanggal 1 Oktober 2013," paparnya. Ketiga pegawai PN itu adalah Panitera Sekretaris, Marthin Ruru, Kasubag Umum, Mourets Muaya, dan Plh Panmud Pidana Khusus, Marthen Mendila. Sebelumnya, Selasa (24/9) dinihari, beredar surat izin penggeledahan rumah Olly Dondokambey yang dikirimkan KPK kepada Pengadilan Negeri Manado. Meski sempat mengkhawatirkannya KPK tetap menggeledah rumah yang beralamat di Jalan Reko Bawah, Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara tersebut. Hasilnya, KPK menyita dua set meja makan dan empat kursi yang diduga sebagai barang gratifikasi terkait proyek Hambalang. Selanjutnya, furniture berbahan kayu itu akan diamankan di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. (yulian/d)

ADVERTISEMENT

Reporter: Admin Super
Editor: Admin Super
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT