JAKARTA (Pos Kota)- Kepala Museum Nasional Intan Mardiana mengatakan kasus hilangnya empat artefak koleksi Musium Nasional merupakan kasus yang ketiga. Sebelumnya pada tahun 1990-an koleksi berupa lukisan Basuki Abdullah juga hilang. Tak berapa lama kemudian hilang pula keramik kuno.
"Koleksi lukisan Basuki Abdullah akhirnya ditemukan ketika akan dilelang di Balai lelang Cristie Singapura," jelasnya.Tetapi untuk keramik kuno, hingga kini tak diketahui rimbanya.
Untuk menjaga dan mengamankan museum, Intan mengaku telah mempekerjakan 45 petugas keamanan yang bekerja secara shif selama 24 jam penuh. Masing-masing ruangan dijaga oleh 15 petugas.
Tetapi entah mengapa kasus pencurian koleksi benda kuno masih terulang juga.
Museum Nasional itu sendiri memiliki luas lahan 26.000 m2 dan 141.000 koleksi benda bersejarah.
Terkait kasus hilangnya 4 Artefak, Intan mengaku tidak mengetahui mengapa CCTV di ruang emas tersebut mati. “Ketika pergantian penjaga pagi itu lemarinya sudah dalam keadaan terbuka. ada pula cleaning service yang sudah membersihkan ruangan,” terangnya. (Inung)
Teks:Kepala Museum Nasional Intan Mardiana. (Inung)
Sudah Tiga Kali Museum Nasional Dibobol Maling
Kamis 12 Sep 2013, 19:52 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
JAKARTA RAYA
Truk Tronton Pecah Ban Tabrak Separator Busway di Gatot Subroto, Lalin Sempat Terganggu
Daerah
Choirussaib dari Partai Apa? Ini Sosok Anggota DPRD Mempawah yang Viral Karena Video Bakar Lahan
EKONOMI
Harga Emas Antam Hari Ini 22 September 2026 Turun Jadi Rp2.627.000 per Gram, Beli atau Tunggu?