INDRAMAYU (Pos Kota) - Serangan hama wereng semakin mengganas di pesawahan para petani di Kecamatan Sliyeg, Indramayu. Akibat serangan hama wereng coklat itu, ribuan hektar tanaman padi gagal dipanen. Para petani di Kecamatan Sliyeg mengeluhkan kondisi itu. Mereka rak kuasa mengatasi serangan hama wereng coklat yang mematikan sebagian tanaman padi itu. Para petani berharap Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Indramayu bergerak cepat membantu petani dalam mengatasi serangan hama wereng coklat yang dinilai sangat membahayakan tanaman padi dalam beberapa minggu terakhir inbi. Darinah, 49 petani di Desa Majasari Kecamatan Sliyeg mengemukakan, serangan hama wereng coklat menurunkan produktifitas gabah yang seharusnya diraih para petani. Dalam kondisi normal, jumlah produksi gabah bisa menghasilkan 6 ton setiap hektar, setelah tanaman padi diamuk hama wereng coklat jumlah produktifitas tanaman padi hanya menghasilkan 2,5 ton saja. Penurunan produksi gabah yang sangat drastis itu merugikan para petani. Sebagian petani justru memanen padi lebih awal karena khawatir serangan hama wereng semakin berdampak negative terhadap tanaman padinya. Panen lebih awal merugikan petani karena dampaknya menurunkan harga jual gabah ke tengkulak. Petani lain Damo, 43 mengemukakan, kegagalan panen yang rata-rata mencapai 45 persen sebaiknya ditindaklanjuti pemerintah dengan memberikan bantuan bibit padi untuk Musim Tanam (MT) Rendeng yang akan datang. “Sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian bantuan minimal bibit tanaman untuk masa tanam musim rending,” katanya. Kades Sleman Kecamatan Sliyeg, Nurcaya mengemukakan, kegagalan panen akibat serangan hama wereng coklat salah satunya disebabkan karena pengaruh alam yaitu tingginya curah hujan pada musim kemarau basah seperti yang dialami saat ini. Seringnya turun hujan membuat perkembangan hama wereng coklat lebih cepat dan subur dari biasanya. Ia berharap pemerintah membantu kesulitan para petani yang sawahnya terkena serangan hama wereng coklat sehingga mengalami gagal panen seperti yang dialami para petani di Desa Sleman dan desa-desa lainnya di Kecamatan Sliyeg. (taryani/d)
Diserbu Ribuan Hama Wereng, Petani Gagal Panen
Rabu 11 Sep 2013, 01:19 WIB

Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
Nasional
Viral Petani Buang Tomat di Jalan, Sultan: Perlu Pendekatan Hilirisasi Hortikultura
Rabu 25 Jan 2023, 12:03 WIB
Regional
Merasa Dizholimi Korporasi, Ratusan Petani 'Teriak' Minta Bantuan Bupati Pandeglang
Rabu 08 Mar 2023, 18:23 WIB
Bogor
Akibat Gagal Panen, Puluhan Kelompok Tani Ajukan Klaim ke Pemerintah Kabupaten Bogor
Jumat 22 Sep 2023, 09:04 WIB
Nasional
Plt. Mentan Arief Prasetyo Dampingi Presiden Jokowi, Lakukan Panen Raya di Indramayu
Jumat 13 Okt 2023, 15:03 WIB
Regional
Nuridawati, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura DPKP Pandeglang, Tak Kenal Lelah Perjuangkan Petani
Kamis 07 Des 2023, 14:47 WIB
Bekasi
Petani Curhat Gagal Panen Karena Banjir, Bupati Bekasi Akan Normalisasi Sungai dan Beri Bantuan Benih
Selasa 06 Feb 2024, 18:24 WIB
News Update
JAKARTA RAYA
Diduga Alami Sesak Nafas, Pria Muda Ditemukan Tewas di Kali Cadas
14 Apr 2026, 12:29 WIB
Nasional
BPM FHUI Cabut Keanggotaan 16 Mahasiswa Terkait Dugaan Pelecehan Seksual
14 Apr 2026, 12:22 WIB
EKONOMI
Kolaborasi Telkom dan Media Hadirkan Sinergi Lintas Industri untuk Inovasi AI di Kampus
14 Apr 2026, 12:06 WIB
Nasional
Kasus Pelecehan Seksual FH UI Viral, Ini Kronologi dan 16 Nama Mahasiswa Terduga Pelaku
14 Apr 2026, 12:02 WIB
Nasional
Kumpulan Contoh Soal TKA Bahasa Indonesia SD 2026, Lengkap dengan Kunci Jawaban
14 Apr 2026, 11:16 WIB
Nasional
Echadeyca FH UI Siapa? Ini Sosok Mahasiswa yang Ikut Disebut dalam Grup Chat Pelecehan Seksual
14 Apr 2026, 10:40 WIB
Nasional
Munif Taufik Siapa dan Apa Perannya di Balik Viral Grup Chat FH UI? Ini Fakta yang Terungkap
14 Apr 2026, 10:13 WIB
Nasional
BEM UI Desak Kampus DO 16 Mahasiswa Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
14 Apr 2026, 10:00 WIB
EKONOMI
Harga Emas Antam Hari Ini 14 April 2026 Naik ke Rp2.863.000 per Gram, Jual Sekarang?
14 Apr 2026, 09:20 WIB
Nasional
FHUI Telusuri Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Verbal di Grup Chat Mahasiswa
14 Apr 2026, 09:19 WIB
Nasional
Isi Grup Chat Mahasiswa FH UI Apa? Geger 16 Orang Diduga Terlibat Konten Pelecehan
14 Apr 2026, 09:04 WIB
EKONOMI
Beli Sekarang? Harga Emas Perhiasan Hari Ini 14 April 2026 Turun Drastis, Termurah Rp453.000 per Gram
14 Apr 2026, 08:28 WIB
OLAHRAGA
Link Live Streaming Manchester United vs Leeds di Premier League 2025/2026
14 Apr 2026, 00:25 WIB