ADVERTISEMENT

Pemain Sinetron Ditemukan Tewas Membusuk di Kamarnya

Rabu, 4 September 2013 17:46 WIB

Share
Pemain Sinetron Ditemukan Tewas Membusuk di Kamarnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TANAH ABANG (Pos Kota) - Seorang pemain sinetron  yang belum dikenal  ditemui meninggal dunia di rumah Jalan Kebon Kacang 38 No. 29 RT 14/4 Kelurahan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (4/9) siang. "Kondisi jenazah saat ditemui sudah membusuk dan diduga sudah dua atau tiga hari meninggal, dan warga sekitar ngomong korban ini artis sinteron sering tampil di televisi," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Widarto, SH, di tempat kejadian. Keterangan yang dihimpun awal terungkapnya ada mayat berawal dari tetanggan sejak pagi hari sudah mencium bau busuk di salah satu rumah yang kononnya dihuni artis bernama Prahara Adi Mahisa, usia 31 tahun. Dari laporan yang diterima dari warga dan pengurus RT setempat, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Suyudi Ario Seto, memerintahkan anggotanya untuk mengecek lokasi, sekitar pukul 12:30. Saat anggota kepolisian tiba di TKP, bau tak sedap menyengat dari dalam rumah tersebut dan atas izin ketua RT 14, rumah yang terkunci dari dalam dibongkar paksa ama petugas. Begitu pintu terbuka, melihat sosok jenazah pria yang kata warga sekitar artis sinetron yang sudah lama tinggal di rumah itu."Biasanya di rumah itu selalu ramai dikunjungi cewek-cowok yang ganteng dan cantik-cantik," ujar salah satu warga setempat. Kini petugas dengan menggunakan masker mengirim jenazah korban ke RSCM untuk diotopsi, dan kami belum tahu penyebab kematiannya. Sementara itu di kamar jenazah RSCM, belasan teman-temanya sering tampil di salah satu sineteron berdatangan melihat jenazah korban yang sudah membusuk. "Untuk memastikan apakah itu korban meninggal karena sakit atau penyebab lainnya masih belum bisa diketahui karena mayatnya belum diotopsi," tegas AKBP Suyudi Ario Seto.(Silaen/d)foto Ilustrasi

ADVERTISEMENT

Reporter: Admin Super
Editor: Admin Super
Sumber: -

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT