Hobi Modifikasi Motor Bisa Datangkan Rejeki
Minggu, 9 Mei 2010 - 19:34 WIB
GEMAR memodifikasi kendaraan ternyata bisa membawa rejeki tambahan yang cukup lumayan. Setidaknya itu dirasakan Eddy, satu warga Bintaro, Jakarta Selatan. Bapak dua anak ini mengaku sudah menikmati hasil dari kegemarannya memodifikasi sepeda motor.
“Saya ini cuma seorang pegawai biasa, gak cukup kalo cuma ngandelin gaji,” kata pegawai swasta di bilangan Kebayoran ini.
Pada sekitar tahun 1995, dia dapat uang untuk membeli sepeda motor. Tetapi dana yang diperoleh kurang untuk beli motor baru, Eddy terpaksa pilih motor bekas.
Yang penting katanya, dia tidak perlu mencicil lagi. ”Kebetulan saya senang ngotak-atik kendaraan. Ganti ini dan itu, eh motor makin keran dan enak dipake,” kisahnya.
Saat dibawa bekerja, ada temen tertarik dan berani membayar tinggi. ”Lumayan lebihnya. Karena itu, ya saya lepas aja,” sambung Eddy.
TIGA MOTOR
Duit dari melego motor oleh Eddy dibelikan lagi motor seken dengan harga miring. ”Setelah dimodifikasi, eh laku lagi dengan keuntungan lumayan. Sampe sekarang lumayan saya punya pendapatan tambahan yang bisa tiga kali gaji sebulan,” tuturnya.
Dalam sebulan Eddy bisa menjual dua atau tiga sepeda motor dengan keuntungan antara satu sampai dua juta per sepeda motor.
Hal sama dialami Ichon dari Tangerang. Gara-gara mobil Jimny jangkrik modifikasinyanya tampil keran, dia bisa menjualnya jauh dari harga beli. ”Modifnya kan gampang. yang penting kita dah punya gambaran mau diapain neh mobil. Bawa ke bengkel. Kadang-kadang belum rapi betul udah ada yang bayar,” kisahnya.
Alhasil, baik Eddy maupun Ichon sangat optimis dengan ide yang keren dan memiliki kreasi seni di bidang otomotif ini, kebutuhan sehari-hari keluarganya cukup tertolong. “Alhamdulillah, sekarang makin semangat cari kendaraan seken buat dimodif,” pungkas Ichon. (awang/st)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 