Amankan Natal, Polres Serang Kerahkan 600 Personil

Selasa, 20 Desember 2011 - 17:11 WIB

| More
Amankan Natal, Polres Serang Kerahkan 600 Personil

SERANG (Pos Kota) – Polres Serang mengerahkan 600 personel untuk mengamankan hari raya natal 2011 dan tahun baru 2012. ratusan personel tersebut merupakan gabungan anggota Polres Serang, Polda Banten, TNI, Dishub, dan
instansi pemerintahan.

“Khusus untuk Polres Serang sebanyak 300 personil. Kami mendapat bantuan personel dari Polda dan instansi terkait, jika digabungkan ada sekitar 600 personil yang siap mengamankan Natal dan malam pergantian tahun di wilayah hukum Polres Serang,” ungkap Kabag Ops, Kompol Romdhon Natakusuma, usai rapat koordinasi pengamanan natal dan tahun baru, di Aula Mapolres Serang, Selasa (20/12).

Rapat Koordinasi tersebut dihadiri oleh sejumlah instansi terkait
seperti Kodim 0602, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan Kabupaten dan Kota Serang, pengelola Tol Tangerang-Merak PT Marga Mandala Sakti, dan pengurus gereja.

Romdhon mengatakan, pengamanan nantinya difokuskan ke gereja-gereja
dan tempat-tempat wisata untuk mengantisipasi adanya sabotase, konflik sara, laka lantas, curanmor dan tawuran antar pemuda. “Kami akan perketat pengamanan di gereja-gereja saat perayaan malam natal dan nanti akan disterilisasi oleh tim Gegana, sementara untuk tahun baru rawan tawuran antar pemuda atau pelajar,” ujar Romdhon.

Kapolres Serang, AKBP Krisnandi, dalam kesempatan itu mengatakan, hal yang harus diwaspadai juga saat perayaan natal dan malam pergantian
tahun adalah persoalan kemacetan, laka lantas, dan penggunaan kembang api. Menurut Kapolres, potensi kemacetan sangat besar mengingat gereja-gereja di Kota Serang  kerap dijadikan tempat para jemaah dari luar daerah, seperti Pandeglang dan Cilegon.

“Pandeglang dan Cilegon kan tidak ada gereja, dan setiap tahun
jemaahnya merayakan di Kota Serang, sehingga nanti akan ramai dan berpotensi kemacetan. Sementara untuk tahun baru potensi kemacetan ada di Alun-alun dan tempat wisata, sehingga untuk Satlantas dan dishub perlu mengantisipasi hal tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, Kapolres juga menginstruksikan kepada anggotanya untuk mengimbau kepada masyarakat dalam hal penggunaan kembang api. Menurutnya, penggunaan kembang api tidak bisa disepelekan, karena akibatnya bisa fatal. “Kalau kembang sangat berbahaya jika diluncurkan
secara horizontal,” katanya.

Kapolres juga melarang masyarakat yang akan merayakan malam pergantian tahun dengan cara menggunakan kendaraan pick up dan berboncengan motor lebih dari dua orang. “Kepada kapolsek, agar tidak mengizinkan masyarakat untuk menaiki truk atau bak terbuka. Ini sangat riskan, termasuk sepeda motor yang ditumpangi lebih dari dua,” tegasnya. (haryono/dms)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id