Rebutan Lahan Parkir, PP dan FBR Bentrok di Depok

Senin, 1 Agustus 2011 - 19:29 WIB

| More
Rebutan Lahan Parkir, PP dan FBR Bentrok di Depok

DEPOK (Pos Kota) – Dua organisasi massa (ormas), yakni Pemuda Pancasila (PP) dan Forum Betawi Rempug (FBR) bentrok dan saling bacok memperebutkan lahan parkir. Dalam peristiwa tersebut satu korban dari anggota FBR yang belum diketahui identitasnya.

Bentrok antara dua ormas tersebut dipicu hanya persoalan perebutan lahan parkir di Depok Trade Center (DTC) Jalan Raya Sawangan, Kecamatan Pancoran Mas, beberapa waktu lalu.

Ketika itu, sekumpulan pemuda punk yang berjumlah enam orang bertikai dengan PP di area parkir. Satu korban bernama Aditya Rahman, 25, langsung dilarikan ke RSUD  karena luka di kepala.

Dari beberapa jumlah informasi yang diperoleh, anak punk dibayar oleh FBR untuk merebut area parkir.

Mendengar informasi tersebut ke PP, akhirnya massa PP melakukan sweeping lalu merusak posko FBR di daerah Rangkapan Jaya Baru pada Minggu (31/7) dini hari.

Selang empat jam kemudian, aksi balasan dari massa FBR merusak posko PP dan membakar atribut PP. “Di lokasi kejadian dijaga ketat oleh aparat polisi. Belum diketahui motif asal muasal bentrokan terjadi. Masih dalam penyelidikan,” ujar AKP. Syah Johan, Kanit Reskrim Pancoran Mas

Aksi saling sweeping tersebut terus berlanjut. Sampai akhirnya salah satu korban menggunakan atribut kaos FBR yang sedang dikenakan melintas seorang diri di kawasan Grand Depok City (GDC), Kecamatan Sukmajaya, dengan menggunakan sepeda motor.

Saat itu, korban ini berpapasan dengan puluhan massa PP yang sedang melakukan sweeping anggota FBR. Karena ketahuan korban menggunakan kaos  FBR. Langsung dihajar dan dibacok massa PP secara membabi buta. Tak hanya itu, motor bebek yang digunakan korban juga dibakar

Sontak, kejadian itu menjadi tontonan warga. Mereka yang menonton tidak berani untuk membantu. Korban dihajar menggunakan senjata yaitu golok, samurai, parang, dan badik.

Setelah puas menghajar, massa PP akhirnya membiarkan korban pergi sambil berlumuran darah lari menuju sebuah kebun.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kompol. Suratno, Kabag Ops Polresta Depok mengatakan, pihaknya sudah memanggil kedua pimpinan ormas untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Sebelumnya juga pernah kedua ormas bentrok dan juga merusak posko lawan hingga menimbulkan korban luka.“Untuk mengatasi dan mendamaikan kedua belah pihak, kami mengumpulkan pucuk pimpinannya. Sekarang sedang berkumpul di Tanah Baru Beji,” katanya kepada Pos Kota

Suratno menghimbau, kepada kedua ormas agar tidak terlibat bentrok hanya memperebutkan lahan. Terlebih saat ini adalah bulan puasa. “Sebaiknya ini dijadikan ajang silahturahmi. Bukannya bentrok dan adu jotos, ungkapnya
(angga/dms)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (1 Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id