Bareng Valentine, Artis Keturunan Pilih Rayakan Imlek
Rabu, 10 Februari 2010 - 0:29 WIB
JAKARTA (Pos Kota) – Bersamaannya perayaan Imlek atau Tahun Baru China dan Hari Kasih Sayang (Valentine day) pada 14 Februari nanti, menjadi fenomena tersendiri. Artis-artis keturunan China mengaku lebih mengutamakan Imlek ketimbang valetine. Karena Imlek adalah tradisi dan budaya yang tak bisa ditinggalkan begitu saja.
Seperti yang dilakukan penyanyi yang beranjak remaja, Tina Toon. “Bagi aku merayakan Imlek itu nomor satu, karena ini sudah menjadi tradisi keluarga yang tak bisa diabaikan,” katanya. “Karena belum punya pacar, jadi nggak valentinan,” kata Tina Toon.
Malah, bagi Tina perayaan Imlek tahun ini terasa berbeda dan spesial, lantaran dia menerima tawaran menyanyi. “Tapi aku kumpul dulu bersama keluarga besar di rumah, setelah itu aku baru pergi show. Nah, aku terima tawaran karena show itu khusus acara Imlek,” jelasnya.
MAKAN-MAKAN
Seperti tahun-tahun sebelumnya, artis Olga Lidya mengaku selalu merayakan imlek bersama keluarga besarnya. “Biasanya saat Imlek, kami sekeluarga ke sebuah restoran. Di restoran itu kita makan-makan sekenyangnya. Makan di luar rumah itu sudah menjadi tradisi yang tak akan dilupakan,” akunya.
Sedangkan presenter yang juga bintang film, Sandra Dewi mengaku sudah siap-siap merayakan Imlek dan Valentine bersamaan. “Untuk Imlek, aku sudah siapkan baju tradisional China berwarna merah, berikut pohon angpau di rumah,” akuinya.
Penyanyi Agnes Monica juga tengah mempersiapkan perayaan Imlek dengan cara mendekorasi rumahnya dan menyediakan makanan dan minuman khas Imlek, seperti buah jeruk, dodol Imlek, pohon angpau dan lain sebagainya.
“Imlek yang bikin semangat dan munculnya rasa bahagia itu karena bisa berkumpul dengan keluarga besar, sebab keluargaku yang dari daerah akan datang ke Jakarta,” ucap Agnes Monica.
BEREBUT ANGPAU
Tradisi yang tak bisa ditinggalkan adalah bagi-bagi angpau. Olga Lidya yang kini jadi presenter Otomax di Trans7 mengaku, waktu kecil selalu keliling rumah saudara untuk mendapatkan angpau. “Sekarang berbeda. Tapi karena saya belum berkeluarga, saya nggak boleh bagi-bagi angpau,” ujarnya.
Hal senada juga diutarakan penyanyi dangdut, Lussy Purinta. Menurutnya, saat kecil dulu sangat terkesan dan sulit melupakan berebut angpau. “Biasanya, kita keliling ke saudara-saudara. Hasilnya, lumayan buat jajan atau beli mainan,” kata pemilik album Cucak Boyo ini.
DILARANG NYAPU
Penyanyi dan juga presenter, Fiona Yuan menjelaskan, ia dan keluarganya dilarang menyapu pada hari Imlek. Sebab jika hal itu dilakukan, maka rejeki yang akan dimiliki bakal hilang.
“Selain itu, bagi yang belum berkeluarga dilarang memberikan angpau karena itu akan menjauhkan jodoh,” kata pelantun lagu Tanyakan Saja Pada Bulan ini.
Gadis kelahiran JiangXi dan mantan pembaca berita Metro TV versi bahasa mandarin ini, mengaku senang setiap Tahun Baru Imlek datang. “Siangnya saya ke rumah saudara untuk mendapat angpau ha ha,” papar cewek yang baru meluncurkan album Asian Love Hits bersama Sony Music itu.(anggara/mia/santosa/rf/aw)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 