AAU Terima 20 Ekor Rusa Istana Bogor
Rabu, 11 Januari 2012 - 12:54 WIB
YOGYAKARTA (Pos Kota) – Akademi Angkatan Udara (AAU), Rabu (11/1/2012) menerima 20 rusa dari Istana Bogor. Suasana sejuk rimbun dan asri di AAU saat ini sangat cocok dengan suasana asli habitatnya. Konservasi satwa langka ini dilakukan AAU sebagai upaya ikut lestarikan hewan yang juga terancam punah ini.
Sedang Kampus AAU yang nyaman dan hijau ini mencoba untuk mengembangbiakkan satwa guna nantinya di kembalikan ke alam bebas. Dengan Program Green and Clean Campus sejumlah tanaman juga dibudidayakan dan dikoleksi di areal tersebut, dan untuk melengkapi upaya AAU dalam pelestarian lingkungan hidup, hari ini AAU telah menerima 20 ekor rusa dari Istana bogor yang dibawa menggunakan Hercules khusus untuk melengkapi 2 ekor rusa yang sudah ada di AAU bantuan Polda DIY, kedua puluh ekor rusa tersebut dilepas dan disaksikan Gubernur AAU Marsda TNI Bambang Samoedro, S.Sos.
Hewan unik berbintik putih (cervidae) tersebut berasal dari India, kemudian dikembangbiakan di Istana Bogor dan kini Kijang-kijang yang konon sulit ditangkap, bahkan bila didekati akan lari itu, sudah hadir diantara rimbunnya pepohonan dan hijaunya taman seluas 1 hektar di lembaga yang mencetak calon calon pemimpin masa depan TNI AU ini.
Pada kesempatan lain Gubernur AAU menegaskan “AAU peduli dengan upaya pelestarian satwa langka terutama rusa ini, dan saya berharap nantinya apabila dapat berkembang biak akan kita kembalikan ke habitat asalnya dan kita serahkan kepada pihak-pihak terkait.”
Ditemui disela-sela kegiatan pelepasan 20 ekor, yang terdiri dari 6 jantan dan 14 betina
ini, Komandan Detasemen Markas AAU Mayor Lek Imat Rakhmat H.S.T.,M.Eng mengatakan, AAU sudah menyiapkan taman terbuka dan kolam, serta selokan kecil untuk minum yang disesuaikan dengan habitat aslinya. Tidak ada makanan khusus yang disediakan bagi rusa-rusa tersebut, mereka dilepas bebas di halaman sekitar kampus.
“Jadi, kita buat taman disini seperti habitat aslinya agar mereka merasa nyaman, tidak merasa asing, stress, efeknya tidak mau makan dan mati. jadi kami buat semirip mungkin dengan alam dimana mereka hidup dan berkembang biak secara alamiah.” Jelas Dandenma.
Selanjutnya Komandan mengatakan diharapkan dari kegiatan ini, AAU dapat berperan serta dalam pelestarian sekaligus memberikan edukasi kepada para karbol yang tengah menimba ilmu disini untuk mendukung setiap aktivitas pelestarian binatang langka tersebut agar tetap dapat dilihat generasi mendatang.
(pen AAU/sir)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 