Pengemudi Mobil Bakal Balik ke Motor?

Selasa, 10 Januari 2012 - 15:40 WIB

| More
Pengemudi Mobil Bakal Balik ke Motor?

JAKARTA (Pos Kota) – Program pembatasan tak menjamin konsumsi bahan bakar minyak (BBM) berkurang jauh.  “Saya kira konsumsi BBM tetap tinggi, meski pemerintah memberlakukan pembatasan,” ungkap Direktur Reforminer Institute, Pri Agung Rakhmanto, Selasa (10/1).

Menurutnya, ada dua yang menyebabkan konsumsi BBM bersubsidi tetap tinggi. Selain kebocoran, juga banyak pengendara mobil yang beralih ke sepeda motor.

Selama ini, pemerintah tak mampu mengawasi distribusi hingga akhirnya BBM jatah rakyat dipakai kalangan industri.

Apalagi dilakukan pembatasan, kebocoran bisa semakin banyak lagi. Sebab dengan ada selisih harga yang jauh antara harga Premium dan Pertamax, ia mengemukakan pasti membuat siapapun tertarik menjual BBM.

“Saya tidak tahu seberapa besar kebocoran distribusi BBM, karena hal ini menyangkut perilaku,” ucapnya.

Hal senaja juga dikatakan Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), S Zakaria. “Saya kira akan terjadi peralihan penggunaan mobil ke sepeda motor,” katanya. Jadi, ia mengungkapkan akan terjadi pertumbuhan sepeda motor yang signifikan.

Di jalan raya nanti jumlah sepeda motor makin bejibun. Ini artinya, konsumsi BBM tetap banyak.

Yang sangat mengkhawatirkan lagi, ia menambahkan dengan bejibunnya jumlah sepeda motor bukan tidak mungkin angka kecelakaan di jalan makin tinggi. (setiawan/dms)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (Belum ada Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id