Dua Pelaku Curanmor Tewas Ditembak di Ciracas
Sabtu, 7 Januari 2012 - 19:42 WIB
CIRACAS (Pos Kota) – Tindakan polisi atas pelaku pencuri kendaraan bermotor (curanmor) semakin tegas, seperti yang dilakukan satuan resort kriminal Polsek Ciracas dengan menembak tewas dua pelaku saat tengah mencuri sepeda motor dan akan berupaya kabur di Jl. Rawa Bambon RT 007/04 Ciracas, Jaktim.
“Kita terpaksa mengambil tindakan tegas atas pelaku curanmor yang sudah meresahkan masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharuddin Djafar, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Saidal Mursalinyang didampingi saat jumpa pers di Polres Jakarta Timur, Sabtu (7/1).
Diceritakan Baharuddin, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 04.00 di sebuah warung dimana korban tengah duduk bersama temannya. Saat itu petugas Bripka Jonny Agung dan Aiptu Suharno yang tengah melakukan patroli curiga kepada pelaku yang tengah berupaya memetik curian sepeda motor Suzuki Satria 150 dengan No pol B 3591 TGM milik Liman.
”Kedua anggota Polsek Ciracas ini sudah curiga dengan dua orang berboncengan motor Yamaha Mio, yang tolah-toleh sepanjang jalan. Atas dasar ini, kedua anggota terus membuntuti dari jarak pantau yang tak disadari oleh mereka,” papar Baharuddin
.
Hingga tak lama berselang, salah satu pelaku turun dari boncengan dan mendekat ke sepeda motor Suzuki Satria yang diparkir di sebuah rumah. Sementara pemiliknya di dalam asyk mengobrol dengan seseorang. Sepeda motor itu lalu dicongkel dan siap dilarikan.
”Anggota sudah melihat lampus sein motor menyala kedip-kedip, berarti sudah berhasil dicongkel,” terang Baharudin. Nah, pada saat itulah kedua petugas mulai menunjukkan diri dengan melepaskan dua tembakan peringatan di udara. Hanya saja bukannya menyerah, pelaku bergegas kabur berlari.
Saat itulah petugas langsung melumpuhkan salah seorang pelaku yang diketahui bernama Royadi, 27, warga Kranggan, Jati Sampurna, Bekasi.. Tak mau kehilangan salah satu pelaku lain yang kabur menggunakan sepeda motor, petugas langsung mengejar sejauh 300 meter.
Saat pengejaran petugas juga sudah mengeluarkan tembakan ke udara, namun pelaku masih berupaya untuk kabur, hingga akhirnya dua timah panas bersarang dipunggung pelaku.
“Penembakan yang dilakukan petugas sudah sesuai dengan prosedur, keduanya sudah memberikan tembakan peringatan, namun tidak digubris pelaku,” tambah Baharuddin.
Ditambahkan Kapolres Jakarta Timur, pelaku kedua tidak di ketahui identitasnya. Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita barang bukti, enam buah anak kunci letter T yang memiliki berbagai macam funsi. Seperti untuk membuka gembok, membuka kunci pengaman motor, dan kunci kontak. Selain itu satu sepeda motor Yamaha Mio B 6612 KUW yang digunakan pelaku.
Di tempat kejadian, beberapa warga yang menyaksikan kejadian itu menuturkan mendengar teriakan pelaku yang berteriak minta tolong. “Tolong saya pak, bawa saya ke rumah sakit,” kata Saud Siahaan, 75, warga sekitar yang menirukan erangan pelaku.
Menanggapi hal tersebut, Baharudin menegaskan, aparat reserse di wilayah Polda Metro Jaya, memang mengetatkan pemberantasan aksi curanmor. Terutama di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Pusat yang memiliki catatan kasus ranmor tertinggi.
”Apalagi di Jakarta Timur, beberapa kasus ranmor korbannya ditembak mati oleh pelakunya,” ujarnya.
Untuk itu, setiap anggota reskrim polsek-polsek selalu berinisiatif berpatroli pada malam hari terutama di titik-titik rawan ranmor. Hanya saja, pemberantasan ranmor yang paling ditekankan oleh Polda Metro Jaya adalah sisi pencegahannya.
”Kami sosialisasikan kepada masyarakat akan bahaya ranmor. Jika motor parkir hendaknya dilengkapi dengan kunci ganda. Juga pemilik motor, janganlah memarkir motornya di luar rumah,” tandasnya. (Ifand/dms)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 