Tanggul Kali Jebol 300 Ha Sawah Terendam
Jumat, 6 Januari 2012 - 14:07 WIB
INDRAMAYU (Pos Kota) – Banjir besar akibat jebolnya tanggul Kali Saradan di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Indramayu Jawa Barat menenggelamkan lebih dari 300 Hektar (HA) tanaman padi yang masih berusia muda antara 5 hari hingga 10 hari milik para petani.
Tanggul Kali Saradan di Blok Pertamina yang panjangnya sekitar 10 meter jebol akibat tidak mampu menahan gerakan arus air kali yang sangat deras mengalir dari daerah hulu di Kabupaten Sumedang. Air berwarna coklat keruh itu menekan ke segala arah.
Kebetulan kondisi tanggul Kali Saradan di Blok Pertamina kritis sehingga air deras itu menjebol dinding tanggul. Akibatnya mudah ditebak, air Kali Saradan yang semestinya mengalir ke laut melalui Kali Cipanas terbuang liar ke tempat yang lebih rendah. Dalam hal ini sawah-sawah milik petani yang jadi korban.
KCD PSDAPE Losarang Udiyono Jum’at (6/1) mengemukakan, debit air Kali Saradan terlihat tinggi sejak JUm’at (6/1) dinihari. Pukul 06:30 WIB tanggul Kali Saradan di Blok Petamina tiba-tiba jebol sepanjang 10 Meter akibat tidak mampu menahan tekanan air yang mengalir deras menuju Kali Cipanas.
Dikatakan, beban Kali Saradan menampung air cukup berat. Selain menampung aliran air dari 3 kali yaitu Kali Cipondoh, Kali Cileuncat dan Kali Congger di daerah hulu sesampai di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, alirannya dihadang air Kali Cipanas yang debitnya juga tinggi.
Akibatnya, aliran air Kali Saradan itu tidak lancar. Hal itu membuat tekanan air semakin tinggi. Dampaknya membuat tanggul Kali Saradan yang kritis sepanjang 10 Meter di Blok Pertamina jebol dan menumpahkan air kali itu hingga menenggelamkan pesawahan petani.
Sejumlah pejabat, lalu meninjau lokasi banjir akibat jebolnya tanggul Kali Saradan tersebut. Diantara pejabat yang hadir di lokasi banjir di Desa Muntur, Kecamatan Losarang Wakil Bupati Supendi, Kepala Dinas PSDAPE Omarsyah dan Kabid PSDA Rohaedin, Camat Losarang Dulyono, Kapolsek Losarang Kompol AKP Asep Wawan, Kepala UPTD PSDAPE Losarang Udiyono dan pejabat lainnya.
Wabup memerintahkan Kepala Dinas PSDAPE Omarsyah melakukan penanganan darurat terhadap tanggul Kali Saradan sepanjang 10 meter yang jebol.
Upaya itu tentunya dengan mengerahkan alat berat jenis beko dan beberapa lembar pagar mambu yang dipergunakan untuk menutup 10 meter tanggul Kali Saradan yang jebol sehingga airnya tidak sampai memperlebar tanggul yang jebol tersebut.
Selain meninjau lokais banjir di Desa Muntur, Wabup Supendi dan Omasyah juga meninjau banjir di Kecamatan Bongas yang disebabkan karena luapan Kali Cilalanang dan Kali Beji yang berhulu di Kabupaten Sumedang dan melintasi sejumlah desa di Kecamatan Bongas.(taryani/b).-
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 