Enam Nelayan Asal Sumut Dijemput Dari Malaysia
Jumat, 6 Januari 2012 - 13:50 WIB
MEDAN (Pos Kota) – Enam nelayan asal Desa Paluh Sibaji, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang ditangkap oleh Kepolisian Laut Diraja Malaysia tiba di Bandara Polonia, Medan. Keenam nelayan tersebut ditangkap saat menangkap ikan dan diduga mereka memasuki perairan Malaysia.
Keenam nelayan dijemput langsung dari Malaysia oleh anggota DPD RI asal Sumatera Utara Parlindungan Purba, didampingi Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Deli Serdang Rakhmadsyah. Kepergian mereka untuk memperjuangkan nasib 12 nelayan Pantai Labu yang ditahan di Tapah Malaysia. Keenam nelayan masing-masing Iskandar, OK Hasan Basri, Ady Aprizal, Harianto, Hairi Fadli dan Muhlis.
Menurut Parlindungan Purba, keenam nelayan terkendala pemulangan karena saat ditahan di Depo Imigrasi Kuala Lumpur mereka tidak mempunyai paspor dan tiket. Pemulangan makin lambat karena kurangnya koordinasi pihak Malaysia dengan Konsulat Jenderal Indonesia di Malaysia.
“Saat ini masih ada enam nelayan yang ditahan di Malaysia. Mereka kini dalam proses administrasi. Dalam waktu dekat mereka akan kembali dipulangkan ke Indonesia,”ujarnya.
Parlindungan Purba dan rombongan tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Polonia, Jumat (6/1) pukul 08.45 Wib, dengan menumpang pesawat Air Asia- AK 1350 yang bertolak dari Kuala Lumpur pukul 07.40 waktu setempat. (samosir/b)
Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id


Copyright © 2010 · All Rights Reserved · 