Pembatasan BBM Subsidi Pengaruhi Penjualan Mobil

Selasa, 3 Januari 2012 - 14:31 WIB

| More

KEBIJAKAN Pemerintah yang akan membatasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai April 2012 bagi pengguna mobil pribadi, sepertinya akan berberpengaruh besar dalam penjualan mobil tahun ini, yang semula diprediksi akan mencapai angka 930 ribu unit lebih.

Seperti diketahui Menteri Keuangan Agus Martowardojo beberapa waktu lalu telah meminta masyarakat yang menggunakan mobil pribadi bersiap-siap berpindah dari BBM bersubsidi ke Pertamax, bahkan bagi yang berpenghasilan terbatas beralih ke gas.

Hal itu terkait rencana pemerintah yang akan membatasi penggunaan premium untuk mobil pribadi, dan pada tahap awal diterapkan di Jawa dan Bali. Menurut Menkeu, pembatasan BBM subsidi itu juga guna antisipasi kondisi harga minyak dunia yang rentan berubah, dan saat ini harga minyak juga masih jauh di atas asumsi pemerintah.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) saat ini tengah menghitung total penjualan kendaraan roda empat itu selama 2011. Namun, diperkirakan penjualan itu dapat mencapai 860 ribu unit lebih.

Dengan angka penjualan sebesar itu, maka para pelaku industri otomotif di tanah air pun optimis di tahun Naga Air ini penjualan mobil akan lebih meningkat dibandingkan 2011 lalu. Apalagi dampak tsunami Jepang dan banjir bandang di Thailand nyaris sudah tidak ada lagi, kondisi pabrik dan pasokan suku cadang sudah mulai normal.

MODEL BARU
Untuk itulah sejumlah Agen Pemegang Merek (APM) telah menyiapkan beberapa model-model terbarunya menghadapi peningkatan penjualan tahun ini, yang menurut prediksi Gaikindo akan dapat menyentuh angka lebih dari 930 ribu unit.

Para APM telah menyiapkan model-model mobil dengan harga antara Rp 150 juta sampai Rp 200 juta, serta model city car dan compact car bermesin 1.200 CC, yang digemari konsumen tanah air. Seperti Toyota dan Daihatsu yang telah menyiapkan All New Avanza dan All New Xenia, merupakan mobil dengan konsumsi premium yang digemari masyarakat.

Selain itu Suzuki akan menghadirkan Suzuki Ertiga, General Motor Indonesia segera meluncurkan MP-7 (Chevrolet 7 seater), serta hatchback Sonic dan Colorado. Toyota juga merencanakan kehadiran mobil murahnya yang diberi nama Etios serta Honda akan mendatangkan compact car-nya yaitu Honda Brio.

Mobil-mobil model baru itu merupakan mobil yang “meminum” premium, dan menjadi primadona masyarakat Indonesia. Maka, bila Pemerintah melarang pemilik mobil menggunakan premium, yang harganya Rp 4.500/liter dan harus beralih ke pertamax yang harganya Rp 9.000/liter, diprediksi masyarakat akan memikir ulang rencana pembelian mobilnya pada tahun ini.

Larangan itu juga berarti pemilik mobil plat hitam harus menanggung kenaikan biaya BBM mobilnya sampai 100 persen. Dan ini tentunya bukan pengeluaran yang kecil.

Namun, berapa besar pengaruh pembatasan penggunaan BBM bersubsidi itu terhadap penjualan mobil baru, akan terlihat jelas setidaknya pada semester kedua setelah Pemerintah benar-benar menjalankan kebijakannya pada April mendatang. (bambang)

Bookmark and Share
Komentar Terkini (1 Komentar). Kirim komentar anda disini

Redaksi: redaksi[at]poskota.co.id
Jl. Gajah Mada 100, Jakarta Tel. (021) 6334702, Fax: (021) 6348968
Email: iklan[at]poskota.co.id